Terkini.id, Makassar - Stok plasma darah konvalesen di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar masih minim. Plasma konvalesen sendiri merupakan alternatif program penyembuhan Covid-19 dengan memanfaatkan plasma darah dari penyintas.
Plasma konvalesen dapat diperoleh dari seorang penyintas Covid-19 yang telah sembuh dalam kurun waktu sekitar 3 bulan.
Dalam kurun waktu itu, penyintas telah membentuk antibodi di tubuhnya setelah sembuh. Kemudian, antibodi itu akan disimpan dalam plasma darah orang tersebut.
Tingginya angka penyebaran Covid-19 di Indonesia turut membuat permintaan plasma darah konvalesen menjadi tinggi pula. PMI Kota Makassar pun mengaku masih keteteran memenuhi permintaan.
Di tengah keterbatasan itu, ada salah satu warga Makassar yang berhasil mendonorkan plasma konvalesen miliknya sebanyak 3 kali.
Dia bernama Jasin Effriem Boenardi. Warga Jalan Tinumbu ini menjadi pendonor ketiga yang berhasil mendonorkan plasma konvalesen untuk ketiga kalinya.
Wakil UTD PMI kota Makassar, Khudli Arsyad mengatakan Jazin merupakan salah satu pendonor yang sudah 3 kali donor Plasma Konvalesen.
"Baru 3 pendonor plasma yang berulang 3 kali," kata Khudli, Senin, 16 Agustus 2021.
Lebih lanjut, selain sudah 3 kali mendonor plasma konvalesen, Jasin Effriem juga sudah mendonorkan darah secara reguler sebanyak 13 kali.
"Pak Jasin aktif sebagai pendonor darah sukarela sekaligus sebagai koordinator komunitas donor darah di Gereja Zion Makassar. Sampai saat ini Jasin sudah melakukan donor darah reguler sebanyak 13 kali," ujar Khudri.
Khudri pun berharap para penyintas Covid-19 mau untuk mendonorkan plasma darah konvalesennya ke PMI kota Makassar. Sebab saat ini permintaan plasma konvalesen sangat tinggi.
"Kami mengajak teman-teman penyintas untuk donor plasma konvalesen kami di UTD sangat kesulitan dalam memenuhi permintaan pasien covid 19 dari rumah sakit, rata 12 - 15 pasien yang butuh segera pĺasma konvalesen," pungkasnya.
Sebelumnya, Gerakan sedekah Plasma yang diketuai Indira Yusuf Ismail menggagas untuk mengajak para penyintas untuk mendonorkan plasma darah kovalensen.
"Gerakan ini selain mensosialisasikan Donor plasma ini juga memfasilitasi donor plasma ini hingga sampai ke yang membutuhkan," ujarnya
"Kami juga bekerjasama dengan PMI yang menjadi tempat dan penyedia fasilitasi donor plasma," kata dia.
Begitu pula kerjasama dengan Persatuan Rumah Sakit Indonesia menjadi sasaran sosialisasi bagi pasien yang sedang di rawat.
"Kerjasama dengan pemerintah Kota Makassar di mana melibatkan Master Covid-19 Makassar yang turun langsung ke masyarakat," katanya
"Diharapkan gerakan cepat ini bisa membantu secara cepat dan tepat dalam membantu pasien yang terpapar Covid-19," tutupnya.










