Soal Pernyataan Cak Nun, Kantor Staf Presiden: Indonesia Sebagai Tuan Rumah G20 Adalah Pengakuan Internasional Atas Kepemimpinan Jokowi

Soal Pernyataan Cak Nun, Kantor Staf Presiden: Indonesia Sebagai Tuan Rumah G20 Adalah Pengakuan Internasional Atas Kepemimpinan Jokowi

I
Indah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Kantor staf Presiden memberikan tanggapannya mengenai komentar Cak Nun bahwa Presiden Jokowi belum tepat untuk memimpin Indonesia sehingga tidak bisa menjadi negara adikuasa seperti Amerika Serikat dan Rusia.

Dilansir dari halaman CNN Indonesia Selasa 12 April 2022, Ade Irfan Pulungan selaku Tenaga Ahli Utama KSP memberikan pernyataan bahwa selama ini dunia internasional selalu memuji cara kepemimpinan Jokowi.

Ia juga menambahkan bahwa tidak mungkin Indonesia menjadi tuan rumah KTT G20 apabila kinerja kepemimpinan Jokowi tidak berkualitas.

"Indonesia kan sekarang sebagai Presidensi G20. Itu semacam bentuk pengakuan negara internasional terhadap kinerja dan prestasi apapun yang dilakukan Jokowi ketika memimpin," ujar Ade Irfan saat ditemui CNN Indonesia Senin 11 April 2022.

Ade Irfan juga menyayangkan komentar Cak Nun karena menurutnya mustahil jika dunia internasional tidak mengakui kualitas Jokowi karena bisa dilihat sekarang negara G20 menunjuk Indonesia sebagai penyelenggara KTT G20.

"Mana mungkin negara-negara G20 memberikan kepercayaan ke Pak Jokowi, kalau negara-negara maju di G20 itu enggak lihat kemampuan Jokowi," ujarnya dilansir dari halaman CNN Indonesia, Selasa 12 April 2022.

Ia juga menjelaskan bahwa selama era pemerintahan Jokowi, pembangunan di Indonesia tidak hanya terjadi di Pulau Jawa saja, melainkan dari ujung Sabang sampai Merauke menggunakan konsep Indonesia sentris.

"Dan itu terbukti dari berbagai macam negara lain mengakui kepemimpinan Pak Jokowi. Pak Jokowi tak membangun negara ini tak Jawa sentris lagi. Dan itu diakui masyarakat kita," tegasnya.

Sebagai informasi bahwa Cak Nun memberikan komentar mengenai Presiden Jokowi dalam ceramah Sinau Bersama Cak Nun di Masjid At-Taufiq, Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Cak Nun menyatakan bahwa Presiden Jokowi belum tepat untuk menjadi pemimpin negeri ini.

Ia pun menekankan Presiden Jokowi belum tepat bukan berarti Jokowi adalah pilihan yang salah dalam pidato ceramahnya yang juga didampingi oleh Puan Maharani.