Terkini.id, Jakarta - Pada hari Minggu, 10 April 2022 lalu Cak Nun diundang oleh Partai Demokrasi Indonesia – Perjuangan (PDI-P) untuk mengisi acara Ramadhan di Masjid At-Taufiq Lenteng Agung, Jakarta. Hal tersebut sontak membuat publik kaget.
“Apakah harus menjadi banteng jika masuk ke kendang banteng?” tanya Cak Nun kepada jamaah yang hadir pada acara tersebut yang diunggah oleh akun resmi Youtube PDI Perjuangan.
Banyak yang mencibir budayawan kondang tersebut sebagai penjilat karena mau diundang oleh PDI-P. Namun, bukan Cak Nun namanya jika tidak menanggapinya dengan santai dan gaya bicara nyeleneh.
Diakui Cak Nun, beliau diundang secara langsung oleh pentolan PDI-P, yaitu Ibu Megawati Soekarnoputri untuk mengisi acara kajian Ramadhan.
“Sebenarnya sejak 3 tahun lalu Ibu Mega sudah mengajak saya. Namun, saat itu saya harus melalui perang secara batin dengan diri saya sendiri. Setelah wiritan dan shalat Istikharah akhirnya saya menyanggupi permintaan Ibu Mega,” kata Cak Nun.
Cak Nun menegaskan di awal acara bahwa tidak ada unsur politik apapun dalam kegiatan ini dan beliau tidak pro ke partai politik manapun. Yang ada hanyalah kebersamaan, kemesraan, saling bekerjasama, tidak saling berdebat dan bermusuhan.
Dalam acara bertema Kebangsaan dan Kenegarawanan tersebut, Cak Nun juga menyampaikan beberapa hal terkait Indonesia saat ini. Beliau menuturkan bahwa seorang pemimpin adalah seorang yang mampu mengayomi masyarakat, kuat mengayomi yang lemah.
“Jika Indonesia tidak menjadi negara super power dan tidak maka salahkan pemimpinnya. Untuk itu, Anda perlu menjadi cerdas dalam menentukan siapa yang akan memimpin negara. Jika 2 kali tidak bisa jangan 3 kali,” seloroh Cak Nun yang disambut dengan tawa dan tepuk tangan dari jamaah.
Cak Nun memiliki harapan yang tinggi untuk generasi selanjutnya agar mampu membawa Indonesia menuju kemakmuran dan memimpin kemakmuran dunia.
Tak lupa, Cak Nun juga berpesan untuk PDI-P. Beliau mengatakan jika PDI-P mendatangkan mudharat bagi Indonesia, maka akan dihancurkan oleh Allah SWT. Namun, jika maslahat maka jalannya akan dilancarkan oleh Allah SWT.










