Terkini.id, Jakarta - Pendakwah kondang, Ustaz Hilmi Firdausi menanggapi unggahan Menko Polhukam Mahfud MD yang mengaku bahwa PPKM memberinya kesempatan menonton sinetron Ikatan Cinta.
Seperti halnya Mahfud MD, Ustaz Hilmi Firdausi lewat cuitannya di Twitter pada Jumat 16 Juli 2021 juga ikut memberikan pendapatanya soal PPKM dan Ikatan Cinta.
Menurutnya, PPKM telah memberinya kesempatan untuk merenungkan makna Ikatan Cinta yang sesungguhnya.
"PPKM memberi saya kesmptan merenung tentang makna IKATAN CINTA yang sesungghnya," cuit Hilmi Firdausi.
Adapun makna ikatan cinta yang ia maksud tersebut yakni antara hubungan pejabat dengan rakyat yang di masa PPKM sekarang ini tengah dalam kondisi kesulitan.
Oleh karena itu, Hilmi menilai rakyat saat ini sangat membutuhkan empati dan kepedulian dari para pejabat negara.
"Ikatan cinta antara pejabat & rakyatnya yang sedang kesulitan dimana empati & peduli sangat dibutuhkan," tuturnya.
Lantaran hal itu, Ustaz Hilmi pun mengajak para pejabat termasuk Mahfud MD untuk menunjukkan empatinya terhadap kondisi rakyat yang tengah sulit di masa PPKM Darurat saat ini.
"Yuk teman-teman pejabat & keluarga tunjukan empati itu. Jangan malah jalan-jalan ke LN atau minta RS khusus pejabat, sangat tidak pantas," ucapnya.
Diketahui, Mahfud MD lewat Twiiter pribadinya mengaku bahwa PPKM Darurat telah memberinya kesempatan untuk menonton sinetron Ikatan Cinta.
Mahfud pun mengaku, menikmati menonton sinetron yang digandrungi masyarakat tersebut meskipun jalan ceritanya berputar-putar.
"PPKM memberi kesempatan kepada saya nonton serial sinetron Ikatan Cinta. Asyik juga sih, meski agak muter-muter," tulis Mahfud.
Selain itu, Mahfud MD lewat unggahannya itu juga menyinggung soal pemahaman hukum dari penulis skenario sinteron Ikatan Cinta tersebut.
"Tapi pemahaman hukum penulis cerita kurang pas. Sarah yang mengaku dan minta dihukum karena membunuh Roy langsung ditahan. Padahal pengakuan dalam hukum pidana itu bukan bukti yang kuat," ujarnya.










