Sering Ribut dan Tak Pernah Akur, Ahok Kirim Doa Begini untuk Haji Lulung

Sering Ribut dan Tak Pernah Akur, Ahok Kirim Doa Begini untuk Haji Lulung

Raja Ade Romania

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengucapkan turut berduka cita atas wafatnya Politikus PPP, Haji Lulung.

Di hadapan para wartawan, Ahok menyampaikan doa dan harapannya agar almarhum dapat diterima oleh Allah SWT.

"Semoga arwah almarhum diterima di sisi Allah," ujar Ahok, Selasa 14 Desember 2021.

Haji Lulung dikabarkan meninggal dunia siang ini, setelah sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit karena sakit jantung.

Putra Ketua DPW PPP DKI Jakarta Abraham Lunggana atau Haji Lulung, Guruh Tirta Lunggana, menjelaskan kondisi ayahnya yang tengah terbaring di rumah sakit. Guruh membenarkan ayahnya mengalami gangguan kesehatan jantung.

"Kepada rekan-rekan semua, saya Guruh Tirta Lunggana atas nama keluarga Haji Lulung Abraham Lunggana, menyampaikan bahwa benar adanya saat ini Haji Lulung (HL) sedang mengalami gangguan kesehatan jantung," ujar Guruh dalam keterangan tertulis, Sabtu 4 Desember lalu.

Diketahui, semasa menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Haji Lulung kerap berseteru dengan Ahok yang kala itu berstatus sebagai Gubernur DKI Jakarta terkait pengadaan uninterruptible power supply (UPS).

Mulanya, Ahok ke KPK melaporkan adanya dana Rp 4,3 triliun yang tidak dieksekusi untuk pengadaan UPS. Anggaran UPS masuk ke APBD Perubahan 2014. Belakangan diketahui, nilainya Rp 12,1 triliun.

Langkah Ahok membongkar anggaran Jakarta mengakibatkan perseteruan terbuka antara Ahok dan DPRD DKI. Ahok sudah beraksi menulis di berkas anggaran ke DPRD berbunyi 'Anggaran Nenek Lu' atau 'Pemahaman Nenek Lu' sebagai langkah protes.

Rentang 28 Januari sampai 12 Maret 2015, tim penyidik Polda Metro Jaya sudah memeriksa 35 saksi kasus pengadaan UPS. Tak lama kemudian, Haji Lulung yang saat itu menjadi Wakil Ketua DPRD DKI menjadi perbincangan banyak orang lantaran salah menyebut 'UPS' sebagai 'USB'.

Nama Haji Lulung pun menjadi sangat terkenal. Haji Lulung pun santai dengan momen kasus ini.

"Perjalanan yang hampir mengalami pengalaman duka. Ada kasus UPS yang hampir saja menjerat saya. Semua orang nggak percaya kalau saya tidak terlibat. Saya bilang tunggu waktunya karena waktu yang akan menjawab. Itu yang pertama," kata Lulung di gedung DPRD DKI, dikutip dari detikcom, Jumat 21 September 2018.

Lulung mengatakan, karena kasus UPS, dia mendapat banyak kritik dari masyarakat. Dia juga mengaku menjadi bahan meme di media sosial.

"Jadi saya adalah korban meme, korban hoax, korban meme pertama di Republik Indonesia ini. Tapi sekarang alhamdulillah, saya melihat orang sudah terbiasa," terangnya.