Terkini.id, Jakarta - Beberapa waktu lalu jagat maya dihebohkan dengan pengakuan salah seorang sumber yang menyatakan bahwa Ayus dan Nissa kerap pesan connecting room hotel usai konser.
Namun, baru-baru ini salah satu mantan personel Sabyan Gambus justru menuding kabar tersebut sebagai hoax.
Seperti yang kita tahu, seminggu belakangan ini kasus perselingkuhan yang melibatkan Nissa Sabyan dan keyboardist band-nya sendiri, yaitu Ayus, menjadi buah bibir di mana-mana.
Tak dimungkiri ada begitu banyak kabar yang beredar tentang mereka. Salah satunya perihal pengakuan seseorang yang katanya cukup sering membantu pagelaran konser Sabyan Gambus yang menurutnya, Nissa dan Ayus kerap memesan connecting room hotel.
Connecting room hotel sendiri merupakan sebutan untuk dua kamar berbeda di hotel dengan pelengkap sebuah pintu di dalamnya sebagai "penyambung" agar kedua tamu bisa leluasa saling mengunjungi tanpa melewati pintu depan atau dilihat orang-orang.
Munculnya kabar tersebut ke permukaan publik baru-baru ini dibantah oleh salah satu mantan personel Sabyan Gambus yang bernama Tebe.
Tebe yang kini memilih untuk angkat bicara akhirnya memberi tanggapan perihal kabar permintaan kamar connecting door yang sempat beredar heboh beberapa waktu lalu.
Melansir dari tayangan video di kanal Youtube KH Infotainment, Tebe tampak membantah dengan tegas kabar miring tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa tidak ada permintaan khusus terkait hotel, apalagi permintaan soal kamar Ayus dan Nissa bersebelahan serta harus punya pintu yang terhubung.
"Ya, kamar connecting itu menurut saya hoax. Bicara tanpa bukti gitu juga. Karena kan kalau request itu seolah-olah kayak riders, seolah-olah permintaan gitu, dan tidak ada riders itu," papar Tebe.
"Enggak ada yang khusus, apalagi bahasanya sengaja memesan connecting door," lanjutnya.
Tebe pun sekali lagi menegaskan bahwa urusan kamar connecting door bukanlah bagian dari riders grup Sabyan. Terlebih menurutnya tidak semua hotel memiliki fasilitas tersebut.
"Enggak itu, enggak saya sepakati. Saya enggak percaya dengan informasi itu. Lagian, enggak semua hotel ada fasilitas itu. Kalau kebagian daerah yang hotelnya sangat sederhana tapi tidak ada pilihan lagi, emang sudah harus itu," jelasnya.
"Kalau riders kan harus diperjuangkan, ini sih enggak. Enggak benar itu," pungkas Tebe.










