Terkini, Makassar - Rencana pembangunan stadion bertaraf internasional di Kawasan GOR Sudiang Makassar, dimulai pada bulan November 2024.
Pembangunan Stadion Sudiang telah resmi dianggarkan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Bahkan sudah masuk dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) yang dibuka Presiden Jokowi di Jakarta, beberapa waktu lalu.
"Dalam Musrenbangnas sudah tercantum pembangunan Stadion Sudiang," kata Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin saat meninjau lokasi rencana pembangunan stadion di Kawasan GOR Sudiang, di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Minggu 12 Mei 2024.
Bahtiar mengatakan, pembangunan Stadion Sudiang telah resmi dianggarkan di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Bahkan sudah masuk dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) yang dibuka Presiden Jokowi di Jakarta, beberapa waktu lalu.
"Dalam Musrenbangnas sudah tercantum pembangunan Stadion Sudiang," kata Bahtiar Baharuddin.
Dalam Musrenbangnas, dokumen perencanaan stadion tersebut telah menjadi bagian dari dokumen perencanaan pembangunan nasional, sehingga dipastikan pendanaan dari APBN melalui Kementerian PUPR.
"Sudah masuk menjadi bagian dokumen perencanaan pembangunan nasional kita untuk pembangunan stadionnya. Artinya, ini sudah bisa dipastikan sudah terbiayai oleh APBN kita melalui Kementerian PUPR," jelas Bahtiar.
Selain Stadion Sudiang, lokasi pembangunan yang berdekatan dengan stadion mini akan memungkinkan stadion mini tetap difungsikan sebagai stadion pendukung.
Fasilitas publik seperti lintasan sepeda dan kolam renang yang saat ini tidak berfungsi akan direvitalisasi secara bertahap.
"Fasilitas publik di sini ada banyak, ada lintasan sepeda, kolam renang dan itu sekarang tidak berfungsi, sayang sekali. Ini akan kita fungsikan kembali secara bertahap sebagai kawasan olahraga," ungkapnya.
Kawasan sekitar diharapkan akan berkembang dengan hadirnya restoran, mall, dan fasilitas lain yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Stadion akan dibangun di atas lahan seluas 20 hektar yang disiapkan Pemprov Sulsel untuk memberikan ruang yang lebih luas dan fasilitas tambahan, mengusung konsep kawasan stadion hijau yang ramah lingkungan dan mendukung rekreasi olahraga. Kawasan ini sendiri memiliki luas 75 hektar.










