Sebut FPI sudah Jadi Tulang-belulang Sejarah, Mualimin: Pendukungnya Harus Ikhlas Merelakan

Sebut FPI sudah Jadi Tulang-belulang Sejarah, Mualimin: Pendukungnya Harus Ikhlas Merelakan

R
Resty

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Pengamat politik Lingkar Wajah Kemanusiaan (LAWAN Institute), Muhammad Mualimin mengatakan bahwa Front Pembela Islam (FPI) sudah menjadi tulang-belulang sejarah.

Oleh sebab itu, Mualimin meminta para pendukung FPI untuk ikhlas dan menerima kenyataan tersebut.

Hal itu ia katakan saat diminta tanggapan soal simpatisan mantan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab (HRS) yang disebut membuat onar di saat putusan banding di Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta.

Mualimin mengatakan, simpatisan juga harus paham bahwa sekuat apapun massa yang demo, Rizieq tak mungkin keluar dari penjara.

"Kalau masa hukumannya, belum habis," katanya pada Senin, 30 Agustus 2021, dilansir dari GenPi.

Ia juga mengingatkan bahwa cara barbar premanisme seperti yang dilakukan para simpatidan Rizieq sebaiknya tidak digunakan.

Sebab, lanjut Mualimin, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah negara hukum yang punya aturan main.

Ia menyinggung, FPI yang didirikan oleh Rizieq Shihab kini sudah kadung menjadi ormas terlarang.

"Sekuat apapun demo minta HRS dibebaskan, tak mempan," ungkapnya

Mualimin menjelaskan, Polri dan TNI sudah sepakat bersama Pemerintah Joko Widodo menganggap FPI sebagai ormas terlarang.

"Ormas ini sudah jadi tulang-belulang sejarah, pendukungnya harus ikhlas merelakan," tandas Mualimin.