Sebut Anies Baswedan Kegenitan, Politisi PDIP: Anda Jangan Asal Klaim

Sebut Anies Baswedan Kegenitan, Politisi PDIP: Anda Jangan Asal Klaim

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Politisi PDIP, Hardiyanto Kenneth menyindir Anies Baswedan dengan menyebut gubernur DKI Jakarta itu orang yang cenderung kegenitan.

Sindiran tersebut dilontarkan Anggota Komisi D DPRD DKI Fraksi PDIP itu menanggapi sikap Anies Baswedan yang lebih memilih melakukan kunjungan ke Bengkulu dan Jawa Timur (Jatim).

Hardiyanto pun menyayangkan sikap Anies itu yang malah ke luar kota di saat warga DKI tengah dilanda banjir.

Diketahui, Anies Baswedan belum lama ini menghadiri acara resepsi pernikahan anak Gubernur Bengkulu, ziarah, seminar, hingga pertemuan tertutup dengan Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jatim.

Hardiyanto pun menilai, semua agenda Anies di Jatim dan Bengkulu tersebut bukanlah hal yang mendesak untuk dihadiri.

Apalagi, menurut Hardiyanto, warga DKI Jakarta sedang mengalami kesulitan yang seharusnya mendapat bantuan dan jadi prioritas Anies.

"Kenapa sih Pak Anies tambeng banget jadi orang? ketika Jakarta kembali kebanjiran ini malah kembali melakukan plesiran ke Malang dan Surabaya, yang notabene itu bukan acara kedinasan yang urgent, dibandingkan dengan kesengsaraan warga Jakarta yang terkena banjir," ujar Hardiyanto Kenneth, dikutip dari Suara, Senin 15 November 2021.

Lebih lanjut, Hardiyanto juga menyinggung soal Anies Baswedan yang memamerkan sejumlah kemajuan di DKI dalam hal penanganan Covid-19 dan transportasi umum.

Menurutnya, mantan Mendikbud RI itu tak perlu pamer terkait masalah Penanganan Covid-19 di Jakarta hingga transportasi umum.

Pasalnya, kata Hardiyanto, realita di lapangan tidak sebanding dengan data yang disampaikan Anies Baswedan.

Salah satu hal yang ia soroti yakni soal kegiatan Bansos yang menurutnya masih carut marut dalam penyalurannya, vaksinasi banyak masalah, dan penanganan Covid-19 bukan murni 100 persen prestasi dari Pemprov DKI, tetapi ada keterlibatan TNI-Polri dan unsur elemen masyarakat yang turut mengambil bagian di dalamnya.

"Anda jangan asal klaim dan jangan asbun (asal bunyi) jadi orang, harus diakui hasil kerja orang lain bos, jangan mau menang sendiri," kata Hardiyanto.

Maka dari itu, kader PDIP tersebut meminta Anies Baswedan agar tidak mencari panggung untuk Pemilihan Presiden tahun 2024 mendatang dan lebih fokus mengurus masalah di DKI Jakarta.

"Dari Bengkulu hingga ke Jatim, mau ngapain? Mau nyari dukungan untuk pilpres 2024? Udahlah jangan kegenitan jadi orang, fokus saja di Jakarta karena Anda masih menjadi Gubernur DKI. Masih banyak peer dan janji kampanye anda yang harus diselesaikan," ujarnya.