Terkini.id, Makassar – Penyebaran virus Corona berdampak pada proses belajar mengajar di sejumlah sekolah di Indonesia tanpa terkecuali di kota Makassar. Namun, jauh sebelum virus korona mewabah, salah satu sekolah di kota Makassar sudah memberlakukan sistem belajar online.
Kepala Sekolah SMPN 51 Kota Makassar, Rahmat Hidayat, mengatakan sebelum wabah virus Corona merebak, pihaknya telah lebih dulu menggunakan sistem belajar online.
"Kalau kami, khusus SMP 51 sudah sejak lama itu aktivitasnya dengan jaringan online," kata dia di Balai Kota Makassar, Senin, 16 Maret 2020.
Ia berujar hal tersebut terjadi lantaran pihak sekolah belum mampu memenuhi seluruh bacaan peserta didik.
"Kami kan belum bisa beli buku untuk mencukupi satu anak satu buku. Jadi cara mengatasinya adalah dengan online, pada saat mengajar, anak-anak disuruh buka android dan dimulai proses belajar mengajar," ungkapnya.
Sehingga seruan Penjabat Wali Kota Makassar M Iqbal Samad Suhaeb untuk menerapkan proses belajar dengan sistem online di rumah selama dua pekan tak menjadi masalah bagi sekolah tersebut.
"Khususnya SMPN 51 prosesnya lebih efektif, lebih lancar lagi karena sudah terbiasa online," kata dia.
Ia mengatakan komunikasi pembelajaran menggunakan sistem online melalui video call dengan siswa. Model pelaporan siswa, kata dia, sebelumnya melalui aplikasi WhatsApp.
"Sekarang akan saya sampaikan ke guru-guru terkhusus wali kelas komunikasi harus tatap muka. Jadi video call," tukasnya.










