Said Didu Diusulkan Jadi Jubir Presiden, Ferdinand: Sehari Kemudian Dipecat

Said Didu Diusulkan Jadi Jubir Presiden, Ferdinand: Sehari Kemudian Dipecat

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Mantan Politikus Demokrat, Ferdinand Hutahaean menanggapi pernyataan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Gus Umar yang mengusulkan Said Didu menjadi juru bicara atau jubir Presiden Jokowi.

Ferdinand Hutahaean pun lewat cuitannya di Twitter, Rabu 27 Oktober 2021, menilai usulan soal Said Didu menjadi jubir presiden tersebut adalah usul yang bagus.

Akan tetapi, kata Ferdinand, dirinya yakin sehari setelah menjabat jadi jubir presiden, Said Didu akan dipecat.

"Usul yang bagus, setelah itu sehari kemudian pecat," cuit Ferdinand Hutahaean.

Sebelumnya, pendakwah NU Umar Hasibuan alias Gus Umar menyoroti rencana penggantian Juru Bicara (Jubir) Presiden Jokowi.

Ia pun menyarankan agar jubir presiden sebelumnya yakni Fadjorel Rachman digantikan oleh mantan Sekretaris BUMN, Muhammad Said Didu.

Menurut Gus Umar lewat cuitannya di Twitter, jika Jokowi mengangkat Said Didu menjadi jubir presiden maka dipastikan istana negara akan berubah.

"Saya usul ke pak jokowi yang jadi jubir ganti fajrul adalah msaid_didu, pasti istana jadi berubah. Entah berubah stres atau berubah baik," ujarnya.

Diketahui, Presiden Jokowi secara resmi melantik jubir presiden, Fadjroel Rachman sebagai Duta Besar RI untuk Republik Kazakhstan merangkap Republik Tajikistan.

Terkait posisi jubir presiden, Deputi Bidang Protokol Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan bahwa pihak istana belum mengumumkan siapa yang akan menjadi sosok pengganti dari Fadjroel Rachman untuk menempati jabatan tersebut.

"Sampai saat ini belum ada arahan presiden. Selain itu di Istana sudah ada Menteri Sekretaris Negara, Sekretaris Kabinet, dan KSP," ujarnya.