SAdAP Ucapkan Selamat ke Prof Yusran Sebagai PJ Wali Kota Baru

SAdAP Ucapkan Selamat ke Prof Yusran Sebagai PJ Wali Kota Baru

Muh Nasruddin

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id -- Prof Yusran Jusuf akan dilantik sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar menggantikan Iqbal Suhaeb yang berakhir masa jabatannya sebagai Pj wali kota pada, 13 Mei 2020.

Tokoh Masyarakat Kota Makassar, Syarifuddin Daeng Punna atau yang akrab disapa SAdAP memberikan ucapan selamat kepada Prof Yusran sebagai Pj wali kota yang baru.

"Saya mengucapkan selamat kepada Prof Yusran, semoga amanah," kata SAdAP

SAdAP berharap, Prof Yusran bisa menyelesaikan berbagai persoalan, apalagi di tengah pandemi covid-19 yang mewabah di kota Makassar.

"Masalah yang ada saat ini menjadi fokus utama bagi Pj Wali kota yang baru, sebab masih banyak warga yang mengeluh terkait bantuan yang disalurkan pemerintah tidak merata," ujarnya.

Ia juga menyayangkan kejadian yang baru-baru ini viral di media sosial, di mana masyarakat mendatangi rujab gubernur yang mengeluhkan soal bantuan sembako. Padahal menurutnya, secara administratif masalah tersebut menjadi domain pemerintah kota.

"Menurut saya bapak gubernur tentunya sudah mengetahui bagaimana kerancuan ini bisa terjadi, mungkin terjadi kesalahan dalam pendataan atau bisa jadi banyak data yang semrawut di pemkot makassar," terang SAdAP.

SAdAP berharap, Pj Walikota Makassar yang baru nantinya dapat membenahi permasalahan ini, mengingat para pedagang kaki lima merupakan salah satu unsur masyarakat yang terdampak akibat pemberlakuan PSBB.

"Sebagai saran dan sumbangsih saya kepada pemerintah kota Makassar untuk mendata ulang PKL yang ada di pusat kota maupun di pinggiran kota, begitu juga dengan pengemudi ojek online, datanya bisa diambil dari kantor-kantor perwakilannya," tambah SAdAP.

"Saya ucapkan selamat mengemban amanah kepada Prof Yusran yang Insyaallah akan segera dilantik sebagai Pj Walikota Makassar yang baru, semoga sukses dan dapat segera bekerja semaksimal mungkin dalam menengahi permasalahan yang terjadi selama masa pandemi corona di Makassar," pungkasnya.