Saat Generasi Muda Mulai Melek Investasi: Reksa Dana Kian Dilirik

Saat Generasi Muda Mulai Melek Investasi: Reksa Dana Kian Dilirik

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

“Minat generasi muda sangat tinggi. Namun jika dibandingkan dengan total populasi usia produktif, jumlah investor masih relatif kecil. Artinya, ruang untuk tumbuh masih sangat besar,” ujarnya dalam sambutannya pada kegiatan SOSEDU APRDI 2026 bagi wartawan di Ruang Auditorium Lantai 2 Kantor OJK Provinsi Sulsel Sulbar, Kamis (16/4/2026).

Data menunjukkan, dari sekitar 88,96 juta penduduk usia 15–34 tahun, baru sekitar 12,82 persen yang menjadi investor reksa dana. Angka ini menegaskan bahwa literasi keuangan masih menjadi pekerjaan rumah besar.

Di sinilah peran edukasi menjadi krusial. OJK bersama pelaku industri, termasuk Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI), terus mendorong pendekatan yang lebih relevan bagi generasi muda.

Salah satunya melalui peluncuran program nasional Investasi Terencana dan Berkala Reksa Dana (PINTAR Reksa Dana) yang dijadwalkan berlangsung pada 27 April 2026 di Main Hall Bursa Efek Indonesia.

Program ini dirancang untuk membangun kebiasaan investasi secara rutin, bukan sekadar mengikuti tren.

Muchlasin menegaskan, pemahaman terhadap risiko menjadi fondasi penting dalam berinvestasi.

Saat Generasi Muda Mulai Melek Investasi: Reksa Dana Kian Dilirik
Dewan Presidium APRDI, Marsangap P. Tamba edukasi Reksa Dana pada kegiatan SOSEDU APRDI 2026 bagi puluhan wartawan di Makassar pada Kamis (16/4/2026).

“Investasi bukan hanya soal keuntungan. Risiko harus dipahami sejak awal, termasuk memastikan produk yang dipilih legal dan sesuai kebutuhan,” tegasnya.

Di lokasi yang sama, Dewan Presidium APRDI, Marsangap P. Tamba, menilai pertumbuhan industri harus diimbangi dengan literasi yang kuat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

“Kepercayaan masyarakat sudah tumbuh. Sekarang tantangannya adalah memastikan mereka memahami investasi dengan benar, bukan sekadar ikut-ikutan,” ujarnya di hadapan puluhan awak media di Makassar.

Melalui kampanye #ReksaDanaAja dan program SOSEDU APRDI 2026, edukasi investasi kini dikemas lebih dekat dengan gaya hidup anak muda, interaktif, digital, dan partisipatif.