Rudolf Tobing Akui Belajar Membunuh Orang Tanpa Suara Dari Internet

Rudolf Tobing Akui Belajar Membunuh Orang Tanpa Suara Dari Internet

I
Indah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Mantan pendeta muda, Christian Rudolf Tobing mengakui bahwa dirinya belajar cara membunuh orang melalui internet sebelum mengeksekusi Ade Yunia Rizabani atau Icha.

AKBP Indrawienny Panjiyoga selaku Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya mengungkapkan Rudolf Tobing belajar membunuh orang selama tiga hari dengan internet sebagai sumbernya.

"Pelaku men-searching lagi bagaimana cara membunuh orang supaya tidak bersuara. Itu dipelajari selama tiga hari," ujar Indrawienny Panjoyoga kepada wartawan, Sabtu 22 Oktober 2022.

Berdasarkan pengakuan Rudolf Tobing, dirinya membunuh Icha dengan cara menampar serta mencekik lehernya hingga tewas.

Selain itu Rudolf Tobing menyatakan bahwa sebenarnya Icha bukanlah sosok utama yang ingin ia bunuh.

Terdapat dua sosok lain yaitu H dan S yang menjadi sasaran utama rencana pembunuhan Rudolf Tobing.

Kombes Hengki Haryadi selaku Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya menyatakan H, S, Icha dan Rudolf Tobing merupakan satu komunitas dan juga berteman.

"Korban yang jadi target utama itu yang inisial H, tapi yang bersangkutan sulit dihubungi," kata Hengki Haryadi.

"Kalau saja dia tidak tertangkap di kasus ini, dia bisa saja membunuh dua target lainnya," lanjutnya.

Fakta lain yang terbongkar dalam kasus pembunuhan ini adalah awalnya Rudolf Tobing ingin menyewa pembunuh bayaran untuk menghabisi temannya sendiri.

Tetapi karena faktor finansial, Rudolf Tobing harus memilih cara lain untuk membunuh Icha.

"Jasa itu (pembunuh bayaran) tidak jadi karena menurut keterangan pelaku itu tarifnya terlalu mahal dan pelaku tidak sanggup,” ucap Indrawienny Panjiyoga.

Sebagai informasi, pembunuhan Icha yang diprakarsai oleh Rudolf Tobing menjadi perbincangan publik setelah rekaman cctv yang memperlihatkan jasad korban dibawa menggunakan troli viral.

Rudolf Tobing membunuh Icha di apartemen daerah Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Senin 17 Oktober 2022.

Setelah itu jasad Icha dibuang oleh Rudolf Tobing di Jl Kalimalang, Pondok Gede, Bekasi.

Sumber: detik.com