Bunuh Icha, Rudolf Tobing Sakit Hati Lihat Foto Korban

Bunuh Icha, Rudolf Tobing Sakit Hati Lihat Foto Korban

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi mengungkap awal dendam Rudolf Tobing kepada Icha hingga pria itu tega menghabisi nyawa teman perempuannya tersebut.

Dendam Rudolf Tobing kepada Icha, kata Hengki, bermula saat pelaku melihat korban berfoto bersama sosok pria berinisial H dan wanita inisial S.

Pria berinisial H dan perempuan inisial S yang juga merupakan teman Icha memiliki riwayat permusuhan dengan Rudolf.

Rudolf pun merasa sakit hati saat melihat foto Icha menghadiri acara yang diadakan oleh S dan juga ikut dihadiri oleh H.

"Jadi awalnya pada bulan Agustus 2021 itu pelaku melihat di media sosial temannya atas nama S mengadakan acara. Ada salah satu teman pelaku yang saat ini bermusuhan dengan pelaku, yaitu si H. Di situlah pelaku merasa tersakiti atau dikhianati oleh teman-temannya," kata Kombes Hengki kepada wartawan, Sabtu 22 Oktober 2022.

Tersangka sendiri yakni Rudolf, menurut Hengki, juga sempat berteman akrab dengan H dan S. Namun, Rudolf dan H kemudian bermusuhan.

Rasa dendam Rudolf ke Icha, H dan S lantas memuncak pada Maret 2022 dimana ketika itu tersangka melihat sebuah foto di media sosial dimana ketiga orang tersebut tengah berfoto bersama saat merayakan Natal.

"Sampai dengan bulan Maret, pelaku kembali melihat media sosial dan melihat foto-foto di media sosial bahwa calon korban atas nama H, I, dan S masih bersama saat merayakan Natal ataupun kegiatan-kegiatan lain secara bersama. Pelaku merasa lebih sakit hati lagi dan berniat menghabisi ketiganya," ungkap Kombes Hengki, dikutip dari detikcom.

Awalnya, kata Hengki, Rudolf Tobing ingin menghabisi H. Namun, tersangka kemudian mengalihkan targetnya kepada Icha lantaran masih berhubungan baik dengan korban.

"Karena pelaku cukup tahu bagaimana Saudari I karena mereka pernah satu rekan komunitas dan pernah melakukan siaran bareng. Lalu pelaku tahu Saudari I, kalau pelaku mengajak podcast, pasti Saudari I akan mengiyakan," jelasnya.

Setelah menargetkan menghabisi nyawa Icha, tersangka pun kemudian mengajak korban bertemu di salah satu apartemen di kawasan Cempak Putih. Di tempat itulah Icha dibunuh oleh Rudolf dengan cara dicekik hingga tewas.