Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial Rudi Valinka menyinggung soal kecelakaan maut di Cibubur pada Senin 18 Juli 2022 malam lalu.
Lewat akun media sosial Twittter pribadinya, hanya di Indonesia banyak pihak yang menyebutkan bahwa kecelakaan mobil karena rem blong tersebut malah justru menyalahkan lampu rambu lalu lintas.
“Cuma di Indonesia ada kecelakaan mobil rem blong yang disalahin justru lampu merahnya,” cuitnya lewat akun media sosial Twitter miliknya @kurawa yang dikutip Selasa 18 Juli 2022.

Lebih lanjut lagi Rudi Valinka lewat cuitannya bersyukur orang luar negeri tidak membaca celotehan netizen yang dianggapnya asal-asalan.
“Untung orang luar negeri sana gak baca celotehan ngasal netizen sini…” lanjut Rudi Valinka.
Rudi Valinka pun menyesali banyak orang yang percaya tentang hal tersebut.
“Dan gebleknya banyak yang percaya pula..” tambah Rudi Valinka.
Namun Rudi Valinka menutup cuitannya dengan mengucapkan bela sungkawa kepada semua korban kecelakaan maut di Cibubur tersebut.
“Turut berduka buat semua korban,” ujar Rudi Valinka menutup cuitannya.
Cuitan Rudi Valinka tersebut sontak menuai banyak tanggapan dari para netizen yang memenuhi kolom komentar.
“Manajemen kontrol dan keselamatan dari pihak Pertamina nya harus bertanggungjawab, jika memang rem mobilnya blong, pasti ini menyalahi SOP,” tulis akun @capt_siswadi.
“Saya setuju om Kur. Saya pengguna rutin alternatif Cibubur. Tanpa lamer pun sebenarnya itu jalanan macet dari puteran balik PH dkt gerbang utama kota wisata sampai mitra10. Tidak elok kita asumsi penyebab laka kemarin sore, tunggu KNKT saja aturan tpi itulah netizen indo,” tulis akun @HardanHari.










