Rudi S Kamri Sebut Rocky Gerung Kebakaran Jenggut Setelah KTT G20 Sukses Digelar

Rudi S Kamri Sebut Rocky Gerung Kebakaran Jenggut Setelah KTT G20 Sukses Digelar

LA
Lilis Adilah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta – Pengamat Sosial, Rudi S Kamri memuji perhelatan forum internasional KTT G20 Bali yang dilakasanakan 15-16 November 2022. Dengan berhasilnya KTT G20, dia menilai Rocky Gerung kebakaran jenggut dengan adanya kabar ini.

Rudi S Kamri setelah mengikuti gala dinner G20, dia mengatakan salut dan bangga dengan adanya keberhasilan Indonesia menyelenggarakan G20 di Bali.

Keberhasilan ini menurutnya mendapat pujian dari berbagai negara dan mendapat apresiasi melalui pemberitaan seputar pelaksanaan KTT G20 Bali.

Menurut Rudi S Kamri sontak menyinggung nama Pengamat Politik Indonesia, Rocky Gerung yang dia katakana ‘somplak’ karena tidak bangga menjadi anak bangsa dan meniai G20 sudah gagal.

“Hanya orang-orang ini yang otaknya somplak yang tidak bangga melihat kemegahan gala dinner pada saat G20. Nah yang saya katakana somplak itu mohon maaf, ya diantaranya Rocky Gerung”, kata Rudi S Kamri, dikutip dari video yang dibagikan di kanal YouTube Kanal Anak Bangsa, segmen Opini Rudi, Jumat 17 November 2022.

Rudi S Kamri Sebut Rocky Gerung Kebakaran Jenggut Setelah KTT G20 Sukses Digelar

Kata somplak yang ditujukan kepada Rocky Gerung berkaitan dengan pernyataan Rocky Gerung yang sebelumnya mengatakan bahwa perhelatan G20 adalah hal yang biasa saja dan hanya menaikkan citra Presiden Jokowi dan sebenarnya G20 sudah gagal dari awal.

“Dia mengatakan G20 ini perhelatan biasa saja ini hanya untuk menaikkan citra Pak Jokowi. Inikan otaknya dan mulutnya itukan sudah soak gituloh”, sambungnya.

Menurutnya, jika pandangan Rocky Gerung perhelatan G20 hanya acara biasa, maka dia kurang literasi terkait hal ini.

Karena kata Rudi S Kamri, negara yang masuk dalam KTT G20 merupakan negara yang menguasai 80 persen perekonomian dunia.

Dan jika G20 hanya untuk menaikkan citra Jokowi, founder Kanal Anak Bangsa itu mengatakan tidak mungkin Presiden AS, Joe Biden menghadiri KTT G20 Bali.

“Kalau ini perhelatan biasa, mungkin dia kurang literasi bahwa negara G20 ini menguasai 80 persen perekonomian dunia. Kalau itu hanya ingin menaikkan pamor seorang Jokowi, mana mau Joe Biden datang, Emmanuel Macron datang, Erdoghan juga datang”, jelas Rudi S Kamri.

Dia lantas menyebut pernyataan Rocky Gerung merupakan bentuk dari kebenciannya terhadap pemerintahan Jokowi. Sehingga keberhasilan dari G20 membuat Rocky Gerung tutup mata.

“Logikanya dimana kalau ini sekedar ecek-ecek aja. Ini Rocky Gerung ini mungkin karena mohon maaf ini karena kebenciannya yang sudah terlalu mengerak pada Presiden Jokowi sehingga kehebatan, keberhasilan dari G20 ini membuat dia jadi semakin nggak karu-karuan omongannya”, ujarnya.

Sebelumnya, Rocky Gerung memberikan pernyataan dalam kanal YouTube pribadinya, Rocky Gerung Official, bahwa G20 sebenarnya sudah gagal dari awal.

“Jadi kalau orang bayangkan misalnya G20 itu kan menghasilkan perdamaian di Eropa. Kalau Putin dan Zelenskyy nggak hadir, itu artinya nggak aka nada pembicaraan tentang perdamaian, gampang aja tuh. Jadi sebetulnya G20 dari awal sudah gagal”, kata Rocky Gerung.

Rudi S Kamri Sebut Rocky Gerung Kebakaran Jenggut Setelah KTT G20 Sukses Digelar

Dengan adanya pernyataan Rocky Gerung ini, Rudi S Kamri menilai saat ini Rocky Gerung kebakarang jenggut dengan adanya kabar KTT G20 sukses digelar.