Terkini.id, Jakarta - Pegiat media sosial, Abu Janda mengomentari soal Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang mendatangi Polda Metro Jaya untuk menyerahkan diri usai ditetapkan tersangka kasus kerumunan massa di Petamburan.
Lewat unggahannya di Instagram Permadiaktivis2, Sabtu 12 Desember 2020, Abu Janda menyayangkan sikap Rizieq Shihab yang baru menyerahkan diri setelah insiden penembakan polisi yang menyebabkan 6 laskar FPI meninggal dunia.
"Udah 6 nyawa melayang baru nongol ke Polda. Itu pun sambil mobilisasi massa," tulis Abu Janda.
Ia pun menyinggung sikap Rizieq tersebut dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Menurutnya, Anies dulu mengajarkan orang menjadi sosok pemberani. Sementara Rizieq yang ia istilahkan dengan sebutan 'Makhluk Bogel' malah mengajarkan bangsa ini menjadi pengecut.
"Dulu Ahok mengajarkan orang jadi Pemberani. Mahluk Bogel ini mengajarkan umat jadi bangsa Pengecut," ujarnya.
Dalam unggahannya itu, Abu Janda juga membagikan foto sebuah televisi yang menayangkan peristiwa Rizieq Shihab menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya.
Dalam foto tersebut, tampak pria bernama lengkap Permadi Arya ini menutupi wajah Rizieq di layar televisi dengan sebuah sendal.
"Maaf muka terpaksa ditutup sendal, takut ada yang muntah lagi makan siang," tulis Abu Janda di unggahan fotonya itu.
Pada unggahan lainnya, Abu Janda juga meminta polisi agar tak membiarkan Rizieq Shihab kabur lagi seperti saat kejadian di rumah sakit.
"Kepada pak polisi di Polda Metro Jaya. Tolong periksa dan kunci pintu-pintu belakang jangan sampai lolos kabur lagi seperti waktu di rumah sakit. Terima kasih," tulis Abu Janda di narasi sebuah poster yang ia bagikan di unggahannya tersebut.
Dalam unggahannya itu, ia pria juga menyebut Rizieq Shihab dengan sebutan 'Bogel'.
"Tolong dikondisikan ya pak, yang Bogel jangan sampe lepas," ujarnya.










