Terkini.id, Jakarta - Pegiat media sosial, Abu Janda mengomentari soal kabar mantan pentolan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menderita sakit di dalam sel tahanan Polda Metro Jaya.
Lewat cuitannya di Twitter, Jumat 8 Januari 2021, Abu Janda membagikan sebuah video yang memperlihatkan Rizieq Shihab tengah menyampaikan ceramahnya.
Dalam ceramahnya itu, terdengar Rizieq mendoakan jelek seseorang. Ia mendoakan agar penyakit orang tersebut tidak disembuhkan.
"Jangan sembuhkan penyakitnya, biar dapat penyakit yang belum ada obatnya," ujar Rizieq Shihab dalam video itu.
Selain itu, Rizieq juga mendoakan agar hidup orang itu susah dan hancur-hancuran.
"Biar susah jalan hidupnya. Hidupnya hancur-hancuran. Gak ada berkah, susah tiap hari. Sedih tiap hari, gundah gulana tiap hari," teriak Rizieq.
Menanggapi video Rizieq Shihab tersebut, Abu Janda pun mengajak netizen untuk mengaminkan doa jelek Rizieq itu.
"Ada yang sakit di penjara twips. Yuk kita aminkan doanya dia sendiri," cuit Abu Janda.
Sebelumnya, mantan imam besar ormas terlarang Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab dikabarkan mengalami sakit sesak napas di dalam sel tahanan Polda Metro Jaya.
Terkait hal itu, Direktur Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya AKBP Rahmat mengatakan, pada malam pergantian tahun baru Rizeq Shihab sempat mengeluh tidak enak badan. Ia pun kemudian memanggil dokter dari dalam tahanan.
"Dia bilang nggak enak badan terus panggilin dokter. Dokter kita kan ada standby. Sama dokter diperiksa terus dia bilang agak sesak napas," kata Rahmat, Kamis 7 Januari 2021 seperti dikutip dari Suara.com.
Pihaknya juga membantah anggapan yang menyebut penanganan dokter dari polisi lamban terhadap Rizieq.
Pasalnya, kata Rahmat, dokter selalu stand by memonitor kondisi Habib Rizieq di dalam sel tahanan.
Rahmat mengatakan, saat dihampiri dokter Rizieq mengaku merasa sesak napas. Dokter pun kemudian berinisiatif memberikan tabung oksigen.
Namun, Rizieq Shihab menolak tabung oksigen tersebut dan meminta oksigen dari keluarganya di Petamburan.
"Sama dokter dilihat dikasih oksigen, dia nggak mau. Dia minta lah oksigen dari rumah," ungkap Rahmat.
Berdasarkan pengakuan Rizieq, kata Rahmat, ia biasa memang kerap menggunakan oksigen melalui tabung saat beraktivitas.
"Jadi dia ke mana-mana bawa oksigen jadi tabung oksigen diminta dibawa dari rumah," tuturnya.
Pihaknya pun menuruti permintaan Rizieq tersebut dengan membawa tabung oksigen dari rumahnya di Petamburan.
Rahmat mengungkapkan bahwa saat ini kondisi Rizieq Shihab di dalam tahanan berangsur mulai membaik.
"Tidak apa-apa normal. Setiap hari diperiksa. Tekanan darahnya bagus tekanan darah 130/120 bagus dia normal. Cuman pada malam tahun baru itu dia nggak puasa, biasanya kan puasa beliau seharian tiap hari puasa," ujarnya.










