Seperti teman duduk di senja hari tidak banyak bicara, tetapi kehadirannya terasa.
Dengan gaya tutur yang reflektif, matang, dan penuh empati, A. Syahruni Aryanti berhasil menghadirkan sebuah karya yang tidak hanya dibaca, tetapi dirasakan.
Kemana Aku Pergi Setelah Ini bukan buku tentang menemukan arah, melainkan tentang keberanian berjalan meski arah belum sepenuhnya jelas.
Identitas Buku
Judul: Kemana Aku Pergi Setelah Ini
Penulis: A. Syahruni Aryanti
Genre: Refleksi, Prosa Kontemplatif
Target Pembaca: Dewasa muda – dewasa matang, pembaca reflektif










