Resensi Buku: Kemana Aku Pergi Setelah Ini

Resensi Buku: Kemana Aku Pergi Setelah Ini

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Kemana Aku Pergi Setelah Ini
Karya: A. Syahruni Aryanti

Mencari Arah di Usia Dewasa: Refleksi Sunyi dalam Kemana Aku Pergi Setelah Ini

Di tengah maraknya buku pengembangan diri yang menawarkan jawaban cepat, afirmasi instan, dan janji kebahagiaan yang terukur, Kemana Aku Pergi Setelah Ini hadir sebagai antitesis yang menenangkan.

Buku karya A. Syahruni Aryanti ini tidak mengajak pembaca untuk segera “menjadi lebih baik”, melainkan mengizinkan mereka berhenti sejenak diam, menghela napas, dan jujur pada diri sendiri.

Buku ini tidak lahir dari kegamangan sesaat, tetapi dari proses perenungan panjang tentang fase kehidupan dewasa: sebuah fase yang sering kali tampak mapan di permukaan, namun menyimpan banyak pertanyaan di dalam.

Syahruni menulis tentang masa ketika seseorang tidak sedang jatuh, tetapi juga belum tahu ke mana harus melangkah.

Tentang hidup yang berjalan, namun terasa hampa. Tentang iman yang tidak hilang, tetapi tidak selalu terang.

Tentang kelelahan yang sering disembunyikan di balik kalimat, “aku baik-baik saja.”

Sebagai kumpulan refleksi personal, Kemana Aku Pergi Setelah Ini bergerak perlahan, nyaris tanpa konflik dramatis. Justru di situlah kekuatannya.

Buku ini menangkap pengalaman-pengalaman sunyi yang jarang diucapkan: kebingungan memilih jalan hidup, rasa bersalah karena belum sampai, dan kegelisahan menghadapi ekspektasi sosial yang terus menekan.