Terkini.id, Jakarta - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto menunjuk cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Ashari yakni M Ifran Yusuf Hasyim akrab disapa Gus Irfan sebagai wakil ketua umum atau Waketum.
Selain Gus Irfan, Prabowo juga mengukuhkan sejumlah petinggi Partai Gerindra di antaranya Sufmi Dasco Ahmad yang diangkat menjadi Ketua Harian Partai Gerindra, Sandiaga Uno menjadi Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, dan Ahmad Muzani sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra.
Hal itu disampaikan Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani usai mengikuti peringatan HUT ke-13 Partai Gerindra.
Agenda HUT tersebut, kata Muzani, diikuti serentak secara virtual oleh pimpinan dan pengurus Partai Gerindra di tingkat provinsi, kabupaten kota, DPR Provinsi dan DPR Kabupaten Kota di seluruh Indonesia.
Ahmad Muzani mengungkapkan, dalam agenda itu Prabowo berpesan untuk memberikan tempat kepada orang-orang yang bersedia berjuang bersama Partai Gerindra.
Menurut Prabowo, Gerindra membutuhkan energi yang banyak dan memerlukan kekuatan yang banyak yang bersumber dari semua untuk mencapai tujuan bersama.
Adapun dalam agenda HUT ke-13 tersebut, Prabowo Subianto kembali ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pembina dan Ketua Umum Partai Gerindra.
Selain itu, Menteri Pertahanan (Menhan) tersebut juga diberikan kewenangan tunggal untuk menyusun kepengurusan dewan pembina, dewan penasihat, dewan pakar, dan Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra.
"Dengan dikukuhkannya kepengurusan Partai Gerindra oleh H Prabowo Subianto memberikan legitimasi kepada pengurus untuk melakukan langkah-langkah, pekerjaan, program partai dalam mencapai tujuan-tujuan partai politik untuk terus berkhidmat kepada rakyat," kata Ahmad Muzani, Sabtu 6 Februari 2021 seperti dikutip dari Detik.com.
Muzani menambahkan, dalam menjalankan tugas berkhidmat kepada bangsa, negara, dan rakyat seringkali kader Partai Gerindra mendapatkan hal-hal tidak populer seperti hinaan, cacian, dan makian.
Namun, menurut Muzani, Prabowo berpesan agar para kader Gerindra tetap melakukan pekerjaan-pekerjaan baik untuk melaksanakan kebaikan, mengenai persatuan dan menebar persahabatan di tengah-tengah bangsa Indonesia yang merupakan negara besar dan beragam etnis, suku, agama, bahasa.
"Karena perbedaan perbedaan itu sangat rentan dan mungkin diadu domba. Untuk itu sebagai kekuatan dan gerakan besar partai politik, Gerindra tidak boleh merasa lelah, tetap bersabar dalam menghadapi situasi tersebut sehingga kita menjadi perekat persatuan, kesatuan dan kekuatan di tengah-tengah kemajemukan masyarakat Indonesia," ungkapnya.
Prabowo Subianto, lanjut Muzani, juga berpesan terkait adanya pandemi COVID-19. Ia meminta para kader melakukan pergerakan politik dengan cara baru, menjaga kesehatan, memanfaatkan situasi dengan cermat. Semua juga diminta mengikuti vaksinasi untuk menjaga kesehatan masing-masing.
"Pak Prabowo berpesan kepada kader dalam berjuang jangan cepat menyerah, janganlah cepat lelah, dan jangan merasa kalah, kesabaran harus menjadi sebuah cara perjuangan untuk terus konsisten dan agar perjuangan dapat terus tetap dipertahankan," ujarnya.










