Terkini.id, Jakarta – Kenaikan harga kebutuhan belakangan ini dikeluhkan masyarakat seperti kenaikan harga BBM, gas, sembako dan listrik pun rencanya akan dinaikkan oleh pemerintah. Dengan adanya hal ini, Dokter Eva Sri Diana Chaniago atau dikenal dengan Dokter Eva menyindir para wakil rakyat.
Dokter Eva mempertanyakan keberadaan para wakil rakyat untuk menyuarakan keadilan ditengah tekanan harga yang memberatkan masyarakat. Menurutnya, kehadiran wakil rakyat saat ini sangat dibutuhkan untuk membela rakyat.
Narasi Dokter Eva ini ditulis melalui sebuah cuitan yang diposting melalui akun Twitter pribadinya, sebagaimana dilihat pada, Sabtu 16 April 2022.
“Di saat rakyat menjerit, BBM Naik, Gas berulang naik, listrik mau naik, sembako naik, dimana suara kalian wahai wakil rakyat?”, tulis Dokter Eva.

Menurutnya, jabatan yang diemban para wakil rakyat adalah kepercayaan yang diberikan masyarakat sebagai perwakilan mereka dikala situasi sulit seperti sekarang ini.
Lebih lanjut, Dokter Eva mengatakan bahwa saat ini hanya ada satu fraksi yang masih nyaring membela rakyat, yakni PKS.
“Kalian yang bisa duduk disana karena suara rakyat. Maaf, hanya PKS yang masih nyaring bela rakyat kini saatnya kalian tunjukkan bahwa kalian memang layak dipilih lagi”, tulisnya lagi.
Dilansir Terkini.id, Dokter Eva merupakan salah satu Dokter yang kerap kali mengkirik pemerintah melalui cuitan-cuitannya di media sosial Twitter.
Menurutnya, disaat rakyat sedang susah, kehadiran wakil rakyat diperlukan dan saat itu menjadi nilai tersendiri untuk masyarakat dalam memilih pemimpin kedepannya.
“Saya mengagumi para tokoh yang berani dan tegas menyatakan kebenaran, dimana saat ini kebenaran bisa dibayar mahal, bisa berujung penjara dll. Sudahi sikap main aman dan ragu0ragu jika ingin ikut bursa pilpres nanti. Sekaranglah masanya menunjukkan pada rakyat bahwa anda layak dipilih”, tulisnya lagi.

Seperti diketahui, harga BBM jenis Pertamax pada 1 April 2022 lalu telah mengalami kenaikan, disusul dengan sinyal kenaikan harga Pertalite dan tarif listrik yang rencananya juga akan dinaikkan dalam waktu dekat ini.
Selain harga yang disebutkan sebelumnya, harga kebutuhan pokok juga terlebih dahulu mengalami kenaikan, salah satunya adalah minyak goreng yang sampai saat ini masih menjadi polemik di masyarakat.
Solusi yang diberikan pemerintah terhdap harga minyak goreng dinilai tidak solutif sehingga masalah minyak tidak pernah terselesaikan.










