Rachland Nashidik Ngaku Demokrat Difitnah Di WA, Netizen: Main Drama Dizolimi

Rachland Nashidik Ngaku Demokrat Difitnah Di WA, Netizen: Main Drama Dizolimi

R
Resty

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Politisi Partai Demokrat, Rachland Nashidik mengaku bahwa partainya difitnah di grup-grup WhatsApp.

Rachand menyebut bahwa Partai Demokrat dituding menunggangi gerakan mahasiswa demi menurunkan presidential treshold.

Bukan hanya itu, Rachland mengatakan bahwa Demokrat juga dituding melakukan kampanye ke daerah hingga menyebabkan 30 orang di Cikeas positif Covid-19.

Rachland pun menyindir bahwa mereka yang menyebarkan fitnah ini adalah orang-orang yang sudah panik.

"Beredar lagi fitnah dari group WA ke group WA. Seolah gerakan mahasiswa ditunggangi Demokrat demi menurunkan presidential treshold," katanya melalui akin RachlanNashidik pada Sabtu, 3 Juli 2021.

"Seolah sekarang 30 orang di Cikeas positif Covid, buah dari kunjungan 'kampanye' ke daerah. Kalian fitnah, membabi buta, gelap mata, akibat panik," tambahnya.

Dipantau Terkini.id, kolom komentar cuitan Rachland Nashidik itu justru banyak dipenuhi cibiran dari netizen.

Beberapa mengungkit berita bahwa politisi Partai Demokrat mendukung mahasiswa yang mengancam akan menduduki DPR.

Oleh sebab itu, beberapa netizen tak percaya jika Partai Demokrat benar-benar difitnah.

Rachland Nashidik Ngaku Demokrat Difitnah Di WA, Netizen: Main Drama Dizolimi

"Yang panik itu justru Partai Demokrat karena ketahuan dan jelas Rasy Abdullah ngomong dan ngajak mhasiswa tu turun ke jalan, bahkan dia bilang klo Demokrat mendukung," kata Dhimaz_Arya.

"Siapa yang menanam dia yang memanen. Jangan suka fitnah agar jangan merasa difitnah. Ada baiknya sebelum bicara berkaca dulu. Agar jangan merasa diri Paling sempurna," kata Hotlan7bela.

"Main drama neh dizolimi grup WA," kata StrellahOkeah.

"Situ yang gelap mata malah menuduh orang lain gelap mata. Sungguh tuhan tidak suka," kata DS_yantie.

Kendatu demikian, ada pula yang mendukung Rachaland Nashidik dan Partai Demokrat untuk terus bersuara.