Pusdiktan dan Polbangtan Gowa Kordinasikan Program YESS dengan Bapenas

Pusdiktan dan Polbangtan Gowa Kordinasikan Program YESS dengan Bapenas

Polbangtan

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Dalam rangka tindak lanjut misi supervisi YESS-IFAD, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa mengadakan rapat koordinasi bersama dengan Direktorat Pangan dan Pertanian BAPPENAS, Senin 28/12/2020.

Rapat ini dihadiri oleh Dr. Ir. Syaifuddin, MP, selaku Direktur Polbangtan Gowa, Bapak Sulfriandi sebagai perwakilan dari Direktorat Pangan dan Pertanian Bappenas, Ibu Ineke dari Pusdiktan BPPSDMP, Ibu Hermaya selaku penanggung jawab YESS Polbangtan Gowa, dan Dr. Suardi sebagai konsultan YESS.

Rapat ini dibuka langsung oleh Direktur Polbangtan Gowa bapak Dr. Ir. Syaifuddin, MP. Pada rapat ini, Syaifuddin menjelaskan progress yang telah dilakukan Polbangtan pada program YESS terkait koordinasi BPP, PWMP, dan kegiatan rutin yang dilakukan penanggung jawab tiap BPP seperti pengumpulan data hasil panen, komoditas unggulan BPP dan sebagainya.

Dalam rapat ini pula, dijelaskan Langkah-langkah yang diperlukan untuk mengintegrasikan STI-DUI (science/technology/innovation doing/using/interacting) oleh bapak Sulfriandi dalam pelaksanaan kegiatan Polbangtan TA 2022.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke Tani Corner untuk memantau kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Polbangtan Gowa yang mengikuti program PWMP oleh YESS.

Rangkaian kegiatan ini merupakan bukti keseriusan Kementerian Pertanian untuk melahirkan wirausaha milenial dari sektor pertanian. Kementan bersama International Fund for Agricultural Development (IFAD) menciptakan wirausaha milenial tangguh dan berkualitas melalui Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS).

"Wirausaha sangat penting dalam pembangunan pertanian. Seperti kita tahu, nilai tambah ekonomi itu ada pada pengolahan (processing), bisa mencapai 100 persen. Makanya, kita harus mengedukasi generasi sekarang (milenial) bahwa berusaha di sektor pertanian sangat menguntungkan," ujar Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Di sisi lain, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi dalam beberapa kesempatan menyampaikan untuk mencapai target dan kondisi ideal bagi pemenuhan kebutuhan pangan nasional, maka dituntut tersedianya SDM pertanian yang professional, mandiri, berdaya saing, dan jiwa wirausahawan.

“Untuk itu Kementan melalui BPPSDMP mengupayakan peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan dan pelatihan serta didukung oleh program-program lainnya seperti program YESS ini,” ujar Dedi.