Terkini.id, Makassar-
Entah Apa yang Merasukimu
kau bilang membuka lapangan pekerjaan
tetapi tetangga yang kau beri makan
saudara sendiri kau biarkan kelaparan
lalu kau bilang ini kesejahteraan
Entah Apa yang Merasukimu
kau paksa kami ikut asuransi
berbagai penyakit kau batasi
karena perusahaannya menuju mati
lalu kau paksa kami mengganti segala rugi
Entah Apa yang Merasukimu
kau bilang kau dekat dengan kami
tiap hari sembunyi untuk mengunjungi
mencari dan menyerap segala aspirasi
nyatanya kau tak bisa kami temui
saat kami datang, pagar isatana kau kunci
ribuan tentaramu datang, melempari
lalu kau bilang sedang pergi
Duhai Raja,
kau ini siapa, tanpa rakyat seperti kami
kau bilang ingin membangun negeri
membuat jalan menuju bulan dan matahari
dengan berutang segala mozaik dan materi
habis juga harta kami kau telanjangi
lalu kau lari
membawa pergi semua peti
Duhai Raja,
Entah Apa yang Merasukimu










