Hingga pekan ke-27, Semen Padang baru mengoleksi 22 poin dari lima kemenangan dan tujuh hasil imbang.
Sisanya, 15 kekalahan menghantui catatan musim ini. Mereka terpuruk di posisi ke-17, hanya satu tingkat di atas juru kunci, dan semakin dekat dengan jurang degradasi.
Situasi semakin kompleks mengingat lawan yang dihadapi tengah berada dalam tren positif.
PSM Makassar, yang kini duduk nyaman di peringkat ke-8 klasemen sementara dengan 40 poin, tampil konsisten terutama saat bermain di kandang.
Tim Juku Eja belum sekalipun tersungkur di Gelora BJ Habibie dalam beberapa laga terakhir.
Ujian Mental dan Taktik
Absennya Martic dan Wakaso membuat lini tengah Semen Padang kehilangan keseimbangan. Keduanya selama ini berperan sebagai penyeimbang transisi permainan dari bertahan ke menyerang.
Sementara Baixinho adalah komandan lini belakang, yang tak tergantikan dalam duel udara maupun pengorganisasian pertahanan. Tanpa ketiganya, Semen Padang berisiko tampil gamang dan mudah ditembus.
Di sisi lain, pelatih PSM, Bernardo Tavares, telah menyiapkan strategi menyerang sejak menit awal.
Dengan dukungan penuh suporter fanatik mereka, PSM diprediksi akan langsung menekan pertahanan Semen Padang untuk mencuri gol cepat.










