Terkini.id, Jakarta – Beredar foto beberapa politisi memakai busana muslim menjadi sorotan publik, hingga dikaitkan dengan politik identitas.
Warganet pengguna media sosial Twitter pun ramai memberikan respon terhadap gaya baru politisi dalam berpakaian. Warganet menyebut bahwa mereka (Politisi) mendadak kadrun mencari identitas.
Sorotan warganet terhadap gaya baru politisi dalam berpakaian ini dilihat pada, Jumat 1 Juli 2022 di kolom komentar akun @Tarirola_ yang membagikan foto politisi memakai busana muslim.
Menurut warganet, politisi dengan gaya pakaian syar’i, itu hanya sebuah jalan untuk mencari identitas, namun warganet menyebut bahwa mereka hanya mencari identitas palsu demi mendulang dukungan.
Tak hanya itu, dengan adanya pencarian identitas oleh politisi pakaian syar’i, warganet yang menyebutkan identitas palsu pun mengatakan bahwa yang palsu sudah pasti penipu.
“Mendadak kadrun mencari identitas, sayang identitas palsu yang palsu pasti menipu”, komentar akun @TotokSuryoto1, dikutip dari kolom komentar akun @Tarirola_.

Warganet menyayangkan sikap para politisi yang sibuk mempersiapkan pemilu, sementara rakyat masih kesulitan dalam menghadapi terjangan kesulitan ekonomi.
“Saat rakyat sibuk menghadapi ekonomi sulit.. politikus sibuk persiapan pemilu masihkah masyarakat antusias,, atau justru karena kesulitan ekonomi,, peluang politik amplop jadi pilihan entahlah”, komentar akun @BiangKe181274.

Warganet pun menilai bahwa politisi yang mendadak memakai pakaian muslim ini sebagai salah satu bentuk dari politik identitas yang belakangan ramai diperbincangkan publik.
Menurutnya, ini merupakan salah satu ciri komunis yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan dukungan, termasuk memakai busana muslim.

“Jangan tertipu akal bulus mereka, teriak-teriak politik identitas, ternyata mereka gunakan sendiri, itu ciri-ciri orak komunis yang menghalalkan segala cara”, komentar akun @dodi_owi.










