Politisi Demokrat Ungkit Sikap Megawati di Era SBY, Pengamat: Masyarakat Akan Elus Dada

Politisi Demokrat Ungkit Sikap Megawati di Era SBY, Pengamat: Masyarakat Akan Elus Dada

FR
Fitrianna R

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Seperti diketahui, politisi Partai Demokrat, Rachland Nashidik, belum lama ini menyeret nama Megawati Soekarnoputri di tengah ramainya perbincangan soal Luhut Pandjaitan dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Nah, melihat hal itu, pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komarudin akhirnya buka suara.

Ia mengatakan bahwa mengungkit masa lalu untuk menjatuhkan seorang figur tidak elok dilakukan.

Menurutnya, di kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini, seharusnya para pejabat negara fokus bergotong-royong menangani pandemi Covid-19.

"Tak patut saling mengungkit masa lalu masing-masing," terang Ujang saat dihubungi Akurat, dikutip terkini.id pada Sabtu, 31 Juli 2021.

Ujang menyebut, perseteruan di media antara Menko Marves Luhut B. Pandjaitan dengan Majelis Tinggi Partai Demokrat itu sungguh tidak sensitif.

Itu karena masyarakat saat ini tengah mengalami krisis hebat akibat wabah virus Corona.

"Masyarakat hanya akan mengelus dada atas perseteruan mereka," ungkapnya.

Padahal, kata Ujang, kritik atau saran dari seorang mantan Presiden tidaklah jadi masalah.

Apalagi, sebagai negara demokrasi, Indonesia telah menjamin kemerdekaan mengemukakan pendapat di muka umum melalui berbagai peraturan perundang-undangan.

Namun, lanjut Ujang, kritik tersebut nantinya hanya akan berpengaruh pada dirinya, maupun partai politik yang dibangun.

"Sangat berpengaruh, makanya diserang balik. Paling tidak akan semakin mendelegitimasi pemerintah," pungkasnya.