Polisi Ungkap Alasan Alamsyah Bawa Golok, Yusuf Muhammad: Ngeri Sekali Sekte Baliho

Polisi Ungkap Alasan Alamsyah Bawa Golok, Yusuf Muhammad: Ngeri Sekali Sekte Baliho

R
Resty

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Yusuf Muhammad, pegiat media sosial mengomentari soal pernyataan polisi soal alasan Alamsyah Hanafiah, pengacara Rizieq Shihab membawa golok ke pengadilan.

Seperti diberitakan, polisi mengatakan bahwa Alamsyah mengaku membawa dua golok sebagai warisan leluhur yang punya nilai gaib.

Yusuf lantas mengatakan bahwa tindakan pengacara Rizieq membawa golok ke pengadilan adalah hal yang mengerihkan.

Ia mempertanyakan bagaimana jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan atas tindakan pengacara tersebut.

"Ngerih sekali ini gerombolan sekte baliho. Mau sidang bawa golok, terus nanti kalau ada apa-apa gimana? Mau alasan apa?" cuit @yusuf_dumdum pada Kamis, 8 April 2021.

Polisi Ungkap Alasan Alamsyah Bawa Golok, Yusuf Muhammad: Ngeri Sekali Sekte Baliho

Seperti diketahui, sebelumnya polisi menemukan dua bilah senjata tajam jenis golok ukuran panjang dan pendek dari mobil milik Alamsyah yang terparkir di sekitar PN Jaktim pada Jumat, 26 Maret 2021.

Menurut Wakasat Reskrim Polres Metro Jaktim, Kompol Suwardi, dari hasil pemeriksaan sementara, Alamsyah mengaku membawa sajam itu sebagai benda pusaka.

"(Sajam ini dibawa Alamsyah sebagai) warisan leluhur yang punya nilai gaib," ujar Suwardi, Kamis, 8 April 2021, dilansir dari Detik News.

"(Alamsyah bawa sajam sebagai benda) pusaka," tambahnya saat kembali dimintai konfirmasi.

Suwardi mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan dari kasus ini. Sebanyak lima orang, termasuk Alamsyah telah dimintai keterangan.

Dihubungi terpisah, Kapolres Metro Jaktim Kombes Erwin Kurniawan menambahkan bahwa Alamsyah membawa sajam di mobilnya untuk melindungi diri.

"Katanya (Alamsyah bawa sajam) sih untuk berjaga-jaga," ucap Erwin.

Adapun Alamsyah sebelumnya memberikan jawaban beragam saat ditanya soal sajam tersebut.

"Oh, itu memang ada, untuk memotong mangga, ada senjata tajam ada," katanya di depan PN Jaktim, Jumat, 26 Maret 2021.

Selang beberapa jam, ketika Alamsyah ditanya lagi oleh wartawan, ia mengaku kedua golok tersebut merupakan suvenir dari para kliennya.

"Itu kan begini, di rumah sudah ada, di mobil sudah ada yang anu, suvenir-suvenir itu. (Sajam) itu adanya kan di mobil, memang dari tahun 2001 itu di mobil. Nggak pernah diturunkan (sajam yang ditemukan piolisi)," ujar Alamsyah.