Polisi Tangkap Oknum Warga yang Tolak Jenazah Perawat Pasien Corona

Polisi Tangkap Oknum Warga yang Tolak Jenazah Perawat Pasien Corona

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Semarang - Polisi menangkap 3 oknum warga yang menolak pemakaman jenazah perawat pasien Corona, NK (38), di Kabupaten Semarang. Ketiganya saat ini diamankan di Polda Jawa Tengah (Jateng).

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Kombes Pol Budi Haryanto mengungkapkan, ketiganya diduga merupakan oknum yang memprovokasi warga untuk menolak jenazah mendiang NK dimakamkan di TPU Siwarak, Semarang pada Kamis 9 April 2020, lalu.

"Kami dari pihak kepolisian mengamankan 3 orang yang kita duga jadi provokator," kata Kombes Budi kepada awak media, Sabtu, 11 April 2020.

"Mereka diduga memprovokasi warga sehingga warga menolak acara pemakaman yang sudah sesuai standar dan SOP," sambungnya.

Pihaknya, kata Budi, memahami jika masyarakat khawatir terkait penyebaran Covid-19. Namun, ia memastikan bahwa pemerintah juga tidak ceroboh saat memakamkan jenazah positif Corona.

"Pemerintah tidak mungkin ceroboh, tidak mungkin tidak perhatikan keselamatan warga. Setiap pemakaman jenazah terinfeksi Corona sudah melalui SOP," terangnya.

Sebelumnya, heboh pemberitaan terkait seorang perawat di Semarang, NK (38) yang meninggal dunia di RSUP Dr. Kariadi Semarang, Jawa Tengah pada Kamis, 9 April 2020.

Almarhumah didiagnosis terpapar Covid-19 setelah menangani pasien positif Corona.

Jenazah mendiang NK ditolak warga saat hendak dimakamkan di pemakamam daerah Ungaran, Kabupaten Semarang.

Usai mendapat penolakan dari warga, jenazah almarhumah akhirnya dikembalikan ke kamar jenazah RS Kariadi.

Pihak keluarga pun memutuskan memindahkan lokasi pemakaman ke makam keluarga pegawai RS Kariadi Semarang.

Atas persetujuan pihak RS Kariadi, mendiang NK akhirnya dimakamkan di Borgota makam pegawai RS Kariadi.