Pesan Pilu Perawat Pasien Corona: 'Kami Berikan Jasa Kami, Jangan Tolak Jasad Kami'

Pesan Pilu Perawat Pasien Corona: 'Kami Berikan Jasa Kami, Jangan Tolak Jasad Kami'

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Potret yang memperlihatkan para perawat pasien Corona menuliskan sebuah pesan pilu untuk masyarakat Indonesia viral di media sosial, Sabtu, 11 April 2020.

Dalam potret tersebut, tenaga medis yang menangani pasien Covid-19 ini menulis pesan bertuliskan "Kami Berikan Jasa Kami, Jangan Tolak Jasad Kami".

Pesan tersebut diduga ditulis para tenaga medis ini menyikapi peristiwa heboh terkait seorang perawat di Semarang, NK (38) yang meninggal dunia usai menangani pasien Corona.

Diketahui, NK meninggal dunia di RSUP Dr. Kariadi Semarang, Jawa Tengah pada Kamis, 9 April 2020.

Almarhumah didiagnosis terpapar Covid-19 setelah menangani pasien positif Corona di RSUP Kariadi.

Jenazah mendiang NK sempat ditolak warga saat hendak dimakamkan di pemakamam daerah Ungaran, Kabupaten Semarang.

“Warga sudah menggali kubur, tapi tiba-tiba ada penolakan oleh sekelompok masyarakat. Padahal pihak warga serta RT tidak ada masalah,” kata Humas Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Semarang, Alexander Gunawan kepada awak media.

Lantaran pemakaman mendiang NK ditolak oleh warga, jenazah almarhumah akhirnya dikembalikan ke kamar jenazah RS Kariadi.

Usai dipulangkan kembali ke rumah sakit tersebut, pihak keluarga pun memutuskan memindahkan lokasi pemakaman di makam keluarga pegawai RS Kariadi Semarang.

Atas persetujuan pihak RS Kariadi, mendiang NK akhirnya dimakamkan di Borgota makam pegawai RS Kariadi Semarang.

“Keluarga memutuskan pindah memakamkan di Bergota makam keluarga RS Kariadi Semarang. Karena almarhumah bertugas di sana,” ujar Alexander.