Terkini.id, Jakarta - Sebuah foto tangkapan layar yang memperlihatkan surat pernyataan organisasi sayap Partai Demokrat, Barisan Muda Demokrat (BMD) memilih Moeldoko menjadi pengganti Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY sebagai ketua umum beredar di media sosial.
Foto tangkapan layar surat pernyataan Barisan Muda Demokrat itu beredar usai dibagikan pegiat media sosial, Eko Kuntadhi lewat cuitannya di Twitter.
Dilihat dari isi surat pernyataan tersebut, sayap organisasi Demokrat itu meminta dengan hormat agar AHY mundur dari kursi kepemimpinan Partai Demokrat.
"Dengan ini saya sebagai Ketua Umum, jajaran DPP dan kepengurusan BMD (Barisan Muda Demokrat) di daerah seluruh Indonesia meminta dengan hormat supaya Ketua Umum Partai Demokrat AHY MUNDUR dari jabatan Ketua UMUM Partai Demokrat," demikian tertulis dalam isi surat tersebut.
Adapun alasan DPP BMD meminta AHY mundur lantaran melihat Partai Demokrat akan hancur di bawah kepemimpinan AHY.
Mereka juga menilai Partai Demokrat saat ini mengalami krisis kepemimpinan dan kepercayaan serta ketidakmampuan AHY memimpin partai berlambang Mercy tersebut.
"Kami melihat Partai Demokrat akan hancur kalau masih dipimpin AHY karena telah terjadi krisis kepemimpinan dan krisis kepercayaan serta ketidakmampuan AHY sebagai KETUA UMUM PARTAI DEMOKRAT," ungkapnya.
Dalam foto tangkapan layar tersebut, tampak surat pernyataan itu ditandatangani Ketua Umum DPP BMD Supandi R. Sugondo.
Pada isi surat selanjutnya, Supandi meminta semua jajaran pengurus DPC dan DPD BMD di seluruh Indonesia untuk menghadiri Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat.
Dalam kongres itu nantinya, ia meminta seluruh Ketua DPC dan DPD Barisan Muda Indonesia memilih Moeldoko sebagai ketua umum yang baru Partai Demokrat.
"Saya sebagai Ketua Umum meminta semua jajaran BMD berkomunikasi kepada semua Ketua DPC dan DPD seluruh Indonesia supaya hadir di KLB untuk memilih Ketua Umum Partai Demokrat yang baru sebagai berikut: 1. PAK Moeldoko," ujarnya.










