Pertamina Patra Niaga Sulawesi Siap Kawal Ekonomi Desa

Pertamina Patra Niaga Sulawesi Siap Kawal Ekonomi Desa

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Salah satu warga Desa Aeng Batu-batu, Ratu, mengaku sangat terbantu sejak adanya Outlet LPG KDMP Aeng Batu-Batu.

“Harga gas kini lebih murah dibanding sebelumnya yang dijual eceran Rp 20.000 per tabung. Kami berharap keberadaan Outlet LPG KDMP Aeng Batu-Batu ini dapat terus berlanjut, karena sangat meringankan kebutuhan ibu-ibu di desa,” ujar Ratu.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fanda Chrismianto, menjelaskan bahwa program ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif dan membangun komunitas berkelanjutan.

“Melalui Koperasi Merah Putih, Pertamina berupaya menghadirkan energi yang tidak hanya menggerakkan roda perekonomian, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan kemandirian desa,” ungkapnya.

Kegiatan sosialisasi ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Provinsi, Kabupaten, dan Kota se-Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua, Papua Tengah, serta Papua Barat Daya, bersama pemangku kepentingan lainnya.

Kehadiran mereka memperlihatkan dukungan lintas wilayah untuk bersama-sama memperkuat peran koperasi dalam pembangunan ekonomi desa.

Melalui sosialisasi ini, pemerintah ingin menyampaikan arah kebijakan, strategi implementasi, serta tata kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sesuai dengan Perpres Nomor 9 Tahun 2025 dan Inpres Nomor 9 Tahun 2025.

Kegiatan ini juga menjadi wadah sinergi lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, BUMN, serta masyarakat untuk mengidentifikasi potensi, tantangan, dan kebutuhan di setiap daerah agar kebijakan dapat diimplementasikan tepat sasaran.

Penerima manfaat dari program ini mencakup pemerintah daerah yang memperoleh penguatan kelembagaan, koperasi desa/kelurahan sebagai motor penggerak ekonomi lokal, serta masyarakat desa dan kelurahan yang merasakan langsung peningkatan kesejahteraan.

Selain itu, kementerian/lembaga terkait, BUMN, dan lembaga keuangan juga memperoleh manfaat melalui terciptanya ekosistem kolaboratif dalam mendukung pertumbuhan usaha berbasis koperasi.