Diharapkan melalui Rapimnas ini, dapat memberikan motivasi yang lebih besar kepada para peserta. Untuk mendukung secara lebih nyata pembangunan IKN, yang berkeadilan dan berkelanjutan, serta dirancang selaras dengan alam lingkungannya.
"Terhubung, aktif, mudah diakses, sirkuler, tangguh menjadi kota yang rendah karbon," ulasnya.
"IKN nantinya harus bisa menjadi simbol identitas bangsa Indonesia, menjadi penggerak ekonomi Indonesia di masa depan, melalui teknologi dan inovasi," jelas Bambang.
Sementara itu, Ketua Panitia pelaksana Rapimnas sekaligus Wasekjen PII, Hetifah Sjaifudian menyatakan atas kesiapan Kaltim, dengan mengundang partisipasi berbagai pihak.
Menurutnya, Kaltim telah mempersiapkan diri sebaik-baiknya, kegiatan ini didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Kaltim dan juga Pemerintah Kota Balikpapan.
"Kami menyampaikan terima kasih atas partisipasi berbagai pihak untuk mensukseskan Rapimnas PII," ujar Hetifah.
Ia juga menyebut selain Rapimnas PII, delegasi akan mengunjungi beberapa titik di IKN.
"Rencananya, para delegasi akan mengunjungi Titik Nol IKN Nusantara, Permukiman Pekerja, serta Kawasan Istana Negara," tandas Hetifah yang didampingi Sekertaris Panitia, A.M. Sapri Pamulu yang juga wasekjen PII dan Direktur Utama PT. Indah Karya (Persero).










