Perang Rusia Ukraina Buat Indonesia Makin Untung, Harga Batu Bara Sampai Emas Melambung Tinggi

Perang Rusia Ukraina Buat Indonesia Makin Untung, Harga Batu Bara Sampai Emas Melambung Tinggi

Ainur Roofiqi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta- Sepanjang Kuartal I, harga komoditas global mengalami kenaikan yang signifikan.Disebutkan kenaikan harga tersebut merupakan imbas dari eskalasi geopolitik antara Rusia dan Ukraina.

Harga komoditas global yang melambung tinggi membuat Indonesia semakin untung melimpah sebagai negara produsen hasil bumi utama dunia. Keuntungan Indonesia didapatkan dari hasil perdagangan ekspor beberapa komoditas seperti batu bara, kelapa sawit, minyak dan sebagainya.

Dilansir dari laporan cnbcindonesia.com, pada kuartal I-2022 komoditas batu bara mengalami kenaikan sampai 66,1%. Sedangkan emas hanya mengalami kenaikan 5,2% saja.

Secara berurutan, berikut komoditas dengan nilai kenaikan tertinggi sampai rendah di kuartal I-2022:

Batu Bara
Kenaikan harga batu bara bermula dari kekhawatiran pasar akibat sanksi yang diterapkan atas Rusia dengan mengeluarkannya dari sistem finansial internasionl.

Pada saat itu sanksi tersebut diterapkan, harga batu bara melambung smapai US$ 487,5/ton dan menjadi kenaikan tertinggi sepanjang sejarah.

Nikel
Nikel yang merupakan komoditas bahan baku baterai kendaraan listrik disebut mengalami kenaikan mencapai 50,4% sepajang kuartal I-2022.

Akibat aksi short selling pada Selasa 8 Maret 2022, harga nikel mencapai US$ 100.000/ton. Saat itu juga pasar nikel di bursa logam LOndon (LME) sempat menangguhkan perdagangannya.

Minyak Mentah
Harga minyak mentah dunia disebut harga komoditas paling cuan pada kuartal I-2022. Harga minyak dunia berjenis Brent melambung sampai 39,6%, sedangkan yang berjenis light sweet WTI mencapai 36,3%.

Pada Senin 7 Maret 2022, harga minyak mentah dunia mencapai US$ 139,3/barel.

Minyak Sawit Mentah (CPO)
Harga CPO mengalami kenaikan 24,3% menjadi MYR 5.888/ton sepanjang kuartal I-2022.

Minyak sawit yang merupakan salah satu bahan bakar alternatif selain minyak sebabkan harga minyak sawit mentah juga melejit.

Timah
Kenaikan harga timah dunia mencapai 8,3% menjadi US$ 42.415/ton. Bahkan pada Selasa 8 Maret 2022 sempat mencapai harga tertinggi sepanjang sejarah di US$ 48.650/ton.

Indonesia disebut memiliki peran dalam kenaikan harga komoditas timah. Hal tersebut didasarkan karena kendala administrasi pengeluaran izin ekspor timah.

Perlu diketahui, Indonesia adalah eksportir terbesar kedua di dunia dengan 71.000 ton pada 2021 menurut catatan US Geological Survey.

Logam Mulia
Harga emas menutup kuartal I-2022 dengan 5,2%, sedangkan perak lebih tinggi dengan kenaikan 5,9 persen.

Pada Selasa 8 Maret 2022 harga emas mencapai titik tertingginya sepanjang sejarah di US$ 2.069,89/troy.