Terkini.id, Jakarta - Berita baru-baru ini seorang pelajar Singaparna,Tasikmalaya berumur 11 tahun meninggal pada Minggu 17 Juli 2022 akibat depresi setelah dibully.
Anak tersebut dipaksa oleh rekan-rekan sekolah bersetubuh dengan kucing juga direkam dan dikirim ke teman-temannya. Setelah itu anak itu sakit parah dan menolak untuk makan dan minum. seminggu kemudian dikabarkan anak tersebut meninggal.
Keluarga mengungkapkan kondisi terakhir korban.
"Kami engga nyangka kalau anak kedua saya mau meninggal Tapi makin hari makin parah sakitnya ngelamun kejang, pak." Ucap ibundanya melansir dari Detik.com.
Ibunya mengatakan anak tersebut sempat muntah dan kejang-kejang sebelum meninggal dunia. Keluarga pelaku juga sudah meminta maaf.
"Kami mah sudah ikhlas pak menerima takdir ini Berharap jangan ada lagi kejadian yang sama. Kalau keluarga (terduga pelaku) itu ada datang tapi perwakilannya, RT-nya saja," kata ibunya melansir dari Detik.com.
Bahkan Kepolisian sektor Singaparna belum menerima mengaduan atau laporan kasus ini. Tapi pihak kepolisian tetap menyelidiki kasus tersebut.
"Belum menerima laporan maupun pengaduan tapi kami lakukan pendampingan dengan KPAID. kita telusuri kebenaran kasusnya," ucap Panit Reskrim Polsek Singaparna melansir dari Detik.com.
Beberapa warganet juga berkomentar terhadap kasus ini.
"sakit hati banget bacanya. Anak kecil sekarang kenapa pikirannya jahat banget ya?? ke hewannya jahat, ke manusianya juga jahat. Miris banget." tulis @ackasamikerman di Twitternya.











