PDAM Makassar Lanjutkan Pemeriksaan Meteran Besar, Dua Pelanggan Terindikasi Pakai Sambungan Ilegal

PDAM Makassar Lanjutkan Pemeriksaan Meteran Besar, Dua Pelanggan Terindikasi Pakai Sambungan Ilegal

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Makassar - Sebagai upaya pencegahan adanya objek atau pelanggan yang menggunakan air PDAM secara ilegal karena disinyalir meteran air tidak menunjukkan adanya pemakaian tetapi sampel air di lokasi menunjukkan adanya sisa chlor diinstalasi air yang notabene adalah air PDAM Makassar dan mempunyai Ukuran Diameter Meteran Air yang besar.

Menindaklanjuti laporan dari petugas lapangan tersebut, Beni Iskandar selaku Direktur Utama Perumda Air Minum (PDAM) Kota Makassar, memerintahkan untuk segera dilakukan pemeriksaan lengkap dan detail guna memastikan temuan lapangan dimaksud.

"Petugas kami sudah melakukan pengujian sampel air di lokasi, dan ditemukan adanya kandungan sisa chlor di instalasi air sebagai zat air bersih yang digunakan PDAM, sementara pemakaian mereka Nol bahkan ada yg sudah di Tutup sambungannya," ungkap Beni.

Adapun objek pelanggan yang hari ini dilakukan pemeriksaan dan ditemukan kadar zat sisa Chlor adalah antara lain Hotel Karebosi Primer status tutup langganan (TL) dan Hotel Yasmin Jalan Jampea.

"Ini baru indikasi karena apabila memang murni air tanah yang dipakai, pasti tidak ada sisa Zat Chlor yang dikandung, artinya mungkin airnya di-mix sementara pemakaian airnya Nol bahkan tidak berlangganan lagi, indikasinya ada sambungan ilegal," lanjutnya.

Pihaknya pun akan segera melakukan pengecekan langsung untuk semua Objek yang disinyalir ada kegiatan ilegal dalam mengambil air PDAM sehingga sangat merugikan pihak PDAM Makassar.

"Jadi sekali lagi kami mengimbau untuk tidak melakukan tindakan ilegal karena akan berdampak pada pemutusan jaringan, dikenakan denda berlipat bahkan akan berurusan dengan aparat penegak hukum," tegas Beni.