Pada Saat Hari Kejadian, Pedagang Keliling Melihat Ambulans di Rumah Irjen Ferdy Sambo

Pada Saat Hari Kejadian, Pedagang Keliling Melihat Ambulans di Rumah Irjen Ferdy Sambo

I
Indah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Seorang saksi berinisial Y mengaku melihat sebuah ambulans pada hari Jumat 8 Juli 2022. Diketahui pada hari Jumat tersebut telah terjadi penembakan antar polisi yang diduga dilakukan Bharada E terhadap Brigadir J.

Kejadian penembakan antar anggota polisi ini terjadi di kediaman Irjen Ferdy Sambo yang berlokasi di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Saksi berinisial Y ini adalah pedagang keliling yang menuturkan bahwa pada saat Jumat 8 Juli 2022, jam 19.00 WIB terlihat ada ambulans di depan rumah Irjen Ferdy Sambo.

"Ambulansnya cuma satu tapi dikawal provos," ujar Y, dikutip dari detikcom, Rabu 20 Juli 2022.

Lebih lanjut lagi, pedagang keliling ini mengaku pada hari Jumat 8 Juli 2022, jam 19.00 WIB itu terlihat banyak sekali anggota Provos berada di rumah Irjen Ferdy Sambo.

Anggota Provos tersebut pada saat itu tidak memakai pakaian dinas. Anggota Provos tersebut juga berujar bahwa mereka sedang berkumpul di rumah Irjen Ferdy Sambo.

"Kata mereka cuma kumpul-kumpul aja," tutur Y.

Sebagai informasi, Pada Senin 18 Juli 2022, Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo akhirnya dinonaktifkan dari jabatannya oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Malam hari ini kita putuskan Irjen Pol Ferdy Sambo untuk sementara dinonaktifkan," tutur Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Keputusan penonaktifan Irjen Ferdy Sambo ini akibat dari kasus penembakan antar anggota polisi yaitu Bharada E dan Brigadir J yang terjadi di kediaman Irjen Ferdy Sambo.

Sementara itu, Arman Hanis selaku pengacara keluarga Irjen Ferdy Sambo mengungkapkan kliennya telah menerima dengan lapang dada tentang keputusan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

"Apapun yang telah diputuskan oleh kapolri, klien saya menghormati dan menerima karena itu keputusan yang terbaik," ungkap Arman Hanis.

Diketahui sebelumnya Kapolri Listyo Sigit Prabowo telah membuat tim khusus untuk melakukan investigasi penembakan antar polisi ini.

Tim khusus tersebut akan dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono.

Selain Polri, Komnas HAM serta Kompolnas juga turut ikut dalam proses penyelidikan kasus penembakan yang terjadi di rumah Irjen Ferdy Sambo ini.