Terkini.id, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal PA 212, Novel Bamukmin menyatakan keyakinannya yakin untuk masuk bursa calon wakil presiden melalui keputusan Ijtima' ulama.
Meskipun Ijtima Ulama belum mengumumkan keputusan mereka, Novel Bamukmin mengaku telah memiliki banyak alasan mengapa dirinya layak maju menjadi calon wakil presiden 2024.
Ia meyakini bahwa mayoritas pendukung gerakan 212 yang berjumlah sekitar 13 juta orang merujuk aksi tahun 2018 akan memberikan dukungan di pemilu 2024.
"Sudah dipastikan rakyat dengan spirit 212 pilih saya karena dari elemen komponen 212, baru saya yang maju sebagai cawapres saat ini," kata Novel Bamukmin, dikutip dari Suara.com, Rabu 29 Desember 2021.
Selain itu, ia juga telah mengkalkulasikan peserta aksi 212 tahun 2018 yang berlangsung di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, sebanyak 13 juta orang barulah perwakilan daerah.
"Sehingga kalau mereka dipukul rata yang hadir 212 mewakili lima orang, maka suara pemilih saya adalah 65 juta dan bisa jadi setiap orang yang datang mewakili rata-rata 10 orang, maka pemilih saya 130 juta orang," lanjutnya.
Untuk membuktikan ucapannya, Novel Bamukmin menyatakan siap disurvei dan dibandingkan dengan tingkat keterpilihan tokoh politik yang lain, setiap kali mengikuti acara tablig akbar atau ceramah.
"Semuanya pilih saya dan nggak mungkin masa 212 pilih Giring, LBP, Ahok, Airlangga, Grace Natalie, Viktor Laiskodat, Puan Maharani, Ganjar , Ridwan Kamil atau siapapun capres dan cawapres yang pernah masuk namanya di lembaga survei manapun dalam kelompok rezim ini nggak akan dipilih oleh masa spirit 212." ujarnya.
Lebih lanjut, Novel juga mengatakan dirinya telah memiliki pengalaman panjang sehingga layak maju menjadi calon wakil presiden.
Novel Bamukmin menyebut, di antaranya punya pengalaman menjadi praktisi hukum, penceramah, penggiat media, wakil sekretaris jenderal PA 212, dan calon anggota legislatif meskipun akhirnya gagal.










