PPP Duetkan Anies-Khofifah di Pilpres 2024, Netizen: Terlalu Baik Ibu Khofifah Berdampingan Dengan Dia

PPP Duetkan Anies-Khofifah di Pilpres 2024, Netizen: Terlalu Baik Ibu Khofifah Berdampingan Dengan Dia

Muhammad Ifan

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta dikabarkan merekomendasikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa untuk berduet pada Pilpres 2024.

Sebagaimana diketahui, kabar tersebut juga sudah menyebar ke daerah lain, termasuk Jawa Timur (Jatim). DPW PPP Jatim sendiri mengamini bahwa sosok Anies-Khofifah layak diusung.

Wakil Ketua DPW PPP Jatim Mujahid Ansori mengakui nama Anies dan Khofifah memang sedang jadi perbincangan. Sebab, nama keduanya masuk radar capres-cawapres 2024.

"Memang dua orang ini sedang menjadi pembicaraan serius di DPW PPP Jatim. Jadi Anies dan Khofifah adalah dua sosok yang mempunyai karakter yang kuat, yang beda, dan saling mengisi," kata Mujahid seperti dikutip dari detiknews.

Berita terkait PPP yang ingin menduetkan Anies-Khofifah di Pilpres 2024 ini ramai direspon oleh banyak netizen di media sosial Twitter, salah satunya datang dari pengguna bernama @rein_zamran.

Dalam cuitannya, akun Twitter @rein_zamran berpendapat jika ibu Khofifah terlalu baik untuk berdampingan dengan Anies.

Terlalu baik ibu Khofifah berdampingan dgn dia” Tulis akun Twitter bernama @rein_zamran.

PPP Duetkan Anies-Khofifah di Pilpres 2024, Netizen: Terlalu Baik Ibu Khofifah Berdampingan Dengan Dia
Cuitan Netizen @rein_zamran

Pengguna Twitter lain bernama @Swara_aby turut memberikan pendapatnya, ia sepakat jika Anies-Khofifah diduetkan untuk maju di Pilpres 2024.

"Nah itu baru pas pasangannya bina terus dan kita giring sampai pada gerbang pemilu2024 dengan kata jawab,,, WAJIB MENANG" Tulis pengguna Twitter bernama @Swara_aby.

Dilansir dari detiknews, Mujahid menyebut jika segmentasi dukungan dari Anies dan Khofifah berbeda. Jika keduanya diduetkan, maka pasangan ini berpeluang besar menang Pilpres 2024.

"Anies dan Khofifah mempunyai pangsa pasar sendiri. Kalau ini bergabung jadi satu, memang agak dahsyat gitu lho. Jadi pangsa pasarnya Anies dan Bu Khofifah, baik di Jatim dan Indonesia punya pangsa pasar sendiri," Ungkap Mujahid.

Menurut Mujahid, perbedaan segmentasi dukungan antara Anies dan Khofifah ada di pemilih islam. Menurutnya, jika dua segmen ini bersatu maka dua kutub Islam akan bersatu.

"Kalau saya melihat Islam di Indonesia terbagi dalam dua poros. Ada Islam rahmatan lil alamin, dan izzul islam wal muslimin. Dua poros ini diwakili Khofifah dan Anies. Jika dua poros ini jadi satu, maka dua kutub Islam ini akan menyatu," Ujar Mujahid.

"PPP ini kan rumah besar umat Islam, jadi di PPP tempat berkumpulnya umat Islam dari golongan kelompok manapun. Anies dan Khofifah merupakan representasi aliran Islam yang ada di Indonesia. Ada dua karakter berbeda, kalau bersatu akan jadi kekuatan yang dahsyat," Tegas Mujahid.