Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Chusnul Chotimah mengomentari soal pelawak, Sunarji alias Narji yang akhirnya masuk Partai Keadilan Sejahtera (PKS) usai sempat diisukan masuk Partai Demokrat.
Ia meminta Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk bersabar sebab inilah yang terjadi jika memelihara penjilat.
Pasalnya, beberapa waktu yang lalu, elite Demokrat yang telah mengucapkan selamat datang dan memuji-muji Narji.
“Demokrat makin mangkrak. Narji yang sudah mereka kabarkan akan bergabung bahkan sudah dipuji-puji ternyata malah milih gabung PKS,” kata Chusnul Chotimah melalui akun Twitter pribadinya pada Senin, 20 Desember 2021.
“Yang sabar ya gus Agus Yudhoyono, begitulah kalo penjiIat dipelihara,” sambungnya.
Dilansir dari CNN Indonesia, Narji akhirnya resmi bergabung dengan PKS pada Minggu, 19 Desember 2021.
Pada akhir pekan lalu, kartu tanda anggota Narji sebagai kader PKS langsung diberikan oleh presiden parpol tersebut, Ahmad Syaikhu.
“Selamat bergabung Bang Narji. Ini saya berikan KTA dan peci saya,” kata Syaikhu.
Narji yang sebelumnya dikenal sebagai anggota grup lawak Cagur pun mengucapkan terima kasih sudah diajak bergabung dengan PKS.
“Terimakasih kepada Presiden PKS Pak Ahmad Syaikhu yang sudah memberikan saya KTA dan pecinya. Saya akan gunakan untuk hal-hal baik,” ujarnya.
Langkah Narji ini terbilang mengejutkan sebab pada November 2021 dia justru sempat dekat dengan Partai Demokrat dan Ia digadang akan ikut bergabung dengan partai pimpinan AHY tersebut.
Bahkan, Ketua Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief telah mengucapkan selamat datang dan menyebut Narji dengan sebutan “komedian jenius”.
“Selamat datang komedian jenius Narji. Mudah-mudahan bisa berbuat banyak pada rakyat nanti,” kata Andi Arief di akun Twitter pada 15 November 2021.
Terkait hal ini, Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani mengaku bahwa partainya menghormati keputusan Narji memilih PKS
Ia bercerita memang sempat terjalin komunikasi antara Andi Arief dengan Narji pada suatu kegiatan informal.
Pada kesempatan itu, menurut Kamhar, Narji mengutarakan niatnya untuk masuk ke dunia perpolitikan tanah air.
“Dalam banyak hal sudah banyak kesamaan visi dan cara pandang, dalam melihat situasi perpolitikan dan kehidupan berbangsa bernegara,” kata Kamhar.
“Mas Narji ketemu kesamaan dengan Demokrat. Makanya ya cukup berdasar juga kita optimis bahwa dia akan menjadi bagian dari keluarga besar Partai Demokrat,” sambungnya.










