Mudik Dilarang, Dewan Minta Perketat Perbatasan Kota Makassar

Mudik Dilarang, Dewan Minta Perketat Perbatasan Kota Makassar

K
Kamsah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Makassar - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Makassar meminta pemerintah kota mengawasi seluruh perbatasan dengan ketat. Hal itu seiring dengan larangan mudik dari pemerintah pusat.

Anggota Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham menyebut kebijakan larangan mudik sudah tepat dalam menekan penularan Covid-19 di daerah.

"Kebijakan ini harus dikawal penuh mengingat Makassar agak banyak pintu masuknya, untuk para pemudik yang dari luar daerah," kata Ari, Jumat, 23 April 2021.

Oleh karena itu, Ari meminta pemerintah kota mengawasi setiap perbatasan Kota Makassar. Pasalnya, ia tak ingin pandemi Covid-19 di Kota Makassar yang sudah mulai melandai kembali melonjak akibat mudik lebaran.

"Kita tidak menginginkan bahwa momen idul Fitri ini justru membuka klaster baru penyebaran virus Covid-19," tuturnya.

Menurutnya, pemerintah kota di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto serius menangani pandemi Covid-19 melalui program Makassar Recover.

Selain itu, kebijakan larangan mudik dan membuka destinasi wisata, menurut Ari sudah tepat.

Sebab, masyarakat yang tidak mudik bisa tetap menikmati libur lebaran dengan menikmati destinasi wisata yang ada di daerahnya.

"Kenapa mudik tidak disertai dengan penutupan tempat wisata, karena dengan ditutupnya para pemudik kita berharap bahwa orang yang berada dalam tempat-tempat wisata di Kota Makassar adalah memang warga Kota Makassar.

"Sehingga tidak perlu ditutup tetapi kita tetap menerapkan protokol kesehatan yang sudah berlaku seperti itu," ucapnya.