Setelah lama berdebat, saat susunan pimpinan sidang dibacakan oleh sekretaris Steering Committee. Ternyata yang dibacakan adalah draft awal.
Seakan masukan tidak didengarkan, sebagian peserta munas gaduh. Dan Delegasi Ikafe Unhas melakulan aksi walk-out. Karena apapun yang diusulkan oleh delegasi, tidak akan pernah didengarkan. Sehingga merasa percuma bertahan di arena Mubes IKA Unhas.
Di tengah kekisruhan, panitia turun tangan menggunakan mike mengusir orang yang ada di ruangan sidang, yang dituduh bukan delegasi penuh atau peninjau.
Tidak jelas ditujukan kepada siapa, yang jelas memancing kemarahan peserta. Karena, layaknya sidang-sidang mubes atau konferensi lain, kewenangan mengatur sidang sudah di tangan Steering Committee.
Dan jika benar ada yang masuk ke ruangan, dan dia bukan peserta penuh atau peninjau, berarti kegagalan panitia menyaring orang yang bisa masuk arena.
Menanggapi aksi walk-out itu, Ketua Umum Ikafe Unhas Dr. Hendra Noor Saleh menyebut santai, "Anda lihat sendiri, tidak ada usulan peserta munas yang didengarkan. Seakan Mubes ini jadi musyawarah kejar target dan anti demokrasi. Sehingga teman-teman merasa tidak ada gunanya bertahan, sekaligus bentuk pertanggungjawaban moril dan intelektual, kami sepakat walk-out."
Aksi ini mendapat dukungan luas dari silent majority yang memberi support moril kepada delegasi Ikafe yang berani mengambil sikap.
Panitia, steering committe, dan beberapa tokoh Unhas seperti Ilham Arief Sirajuddin, Rahman Pina, Irfan, Salahuddin Alam, Prof Arsunan Arsin, Ni'matullah, Salman AT mencoba mendinginkan suasana.
Dengan mengakui kesalahan desain arena Mubes yang membuat komunikasi jadi simpang-siur dan berjanji akan lebih demokratis mengendalikan jalannya sidang. Dan terakhir menawarkan utusan Ikafe Azwar Anwar menjadi pimpinan sidang menggantikan utusan IKA Pertanian.
Setelah semua masukan diterima, delegasi Ikafe melakukan pertemuan tertutup. Hasilnya: "Demi persatuan Unhas dan kepentingan yg lebih luas, dengan besar hati kembali ke arena Mubes," sebut Hendra di tengah arena Mubes, yang disambut tepuk tangan gempita dari hadirin.









