Terkini.id, Jakarta – Meskipun sempat menjadi viral karena komentarnya yang nyeleneh, rupanya tidak sedikit juga netizen yang muak dengan komentator bola Valentino Simanjuntak.
Laga Piala Menpora 2021 antara Bali United dan PSS Sleman yang dimenangkan oleh PSS Sleman kemarin, menjadi puncak kegelisahan sejumlah penonton bola terhadap Valentino.
Komentator bola itu kembali mengeluarkan sejumlah frasa yang tidak biasa, seperti 'tendangan LDR', 'peluang 24 karat', 'umpan gratifikasi', 'umpan membelah lautan', dan lain lain.
Protes terhadap gaya komentar Valentino 'Jebret' Simanjuntak itu mulanya disampaikan akun Twitter ofisial Bali United.
“@Indosiar rikues besok jangan terlalu banyak hiperbola,” tulis akun @BaliUtd.
Cuitan tersebut rupanya banyak ditanggapi oleh para netizen.
Sejumlah akun-akun bola kemudian ikut meramaikan kritik terhadap gaya komentator Valentino tersebut.
"Teriakan teriakan Valentino Jebret yang menyebalkan. Komentator bola tanpa ilmu bola asal mangap saja kerjanya," tulis akun Indonesia Jaman Dulu.
Di Twitter, usul netizen kemudian memunculkan tagar #GerakanMuteMassal.

Melansir dari kumparan, Valentino menanggapu santai kritikan netizen tersebut.
"Saya, sih, sudah dari 2013, ya, digituin, jadi bukan sesuatu yang baru buat saya.” ujarnya kepada Kumparan.
“Nah, saya kan juga memang host yang harus mencari sensasi supaya penonton semakin banyak. Penonton yang dimaksud oleh TV itu kan bukan hanya penonton bola, tetapi penonton di luar bola juga yang sekarang larinya ke Ikatan Cinta.”
Lebih lanjut, Valentino mengatakan bahwa gaya komentator yang ia lakukan selama ini semata sebuah usaha untuk meningkatkan animo penonton siaran sepakbola.
“Tayangan bola ini masih tiga kali lipat di bawah ‘Ikatan Cinta’. Jadi, kita harus melakukan berbagai macam kreativitas kan.” Terangnya.










