MIWF Mini, 'PasarBaik' Hadirkan Pasar Edukatif dan Minim Sampah

MIWF Mini, 'PasarBaik' Hadirkan Pasar Edukatif dan Minim Sampah

K
FD
Kamsah
Fachri Djaman

Tim Redaksi

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Terkini.id, Makassar - Makassar International Writers Festival (MIWF) yang baru saja usai, kembali menyapa warga Makassar dan sekitarnya melalui MIWF mini bernama PasarBaik. Agenda tersebut akan digelar di halaman belakang Rumata’ Art Space, Jalan Bontonompo No 12 A Gunung Sari Makassar,  pada 27-28 Juli 2019, pukul 13.00-22.00 WITA. Sekadar diketahui, PasarBaik merupakan unit usaha kolektif Nasibaik yang didirikan oleh Lily Yulianti Farid, Ita Ibnu, Rany Nahar, dan Fikri Yatir. “Ide awal menyelenggarakan Nasibaik karena masih banyak penikmat MIWF yang masih rindu dengan MIWF. Jadi, PasarBaik merupakan MIWF mini dan obat pelepas rindu,” ujar salah satu pendiri PasarBaik, Fikri Yatir, Sabtu, 27 Juli 2019. Lebih lanjut, Fikri menyebutkan, pasar pada umumnya dikenal sebagai tempat transaksi jual beli komoditas, sehingga melalui PasarBaik ini pihaknya ingin menciptakan sebuah pasar yang tidak hanya jadi lokasi transaksional, tetapi juga ada visi misi spesifik serta unik yang dianut Kegiatan ini dilaksanakan oleh semua pihak yang terlibat di PasarBaik, mulai dari penyelenggara, penjual, pembeli, sampai pengunjung. “Visi PasarBaik adalah menciptakan pasar edukatif yang memiliki wawasan dan etika lingkungan melalui penerapan zero waste untuk secara serius dan bertanggung jawab mengelola sampah-sampah yang dihasilkan dari pasar, sehingga menjamin tidak ada yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” papar Fikri.

Program acara PasarBaik

Sementara Misi PasarBaik, kata Fikri, adalah menghadirkan usaha-usaha kecil dan menengah yang memiliki visi yang sama atau bersedia mendukung program zero waste, mengadakan program edukasi sampah plastik dengan workshop ecobrick, melibatkan penjual secara aktif untuk memilah sampahnya sendiri, mengelola sisa makanan dan plastik langsung di lokasi. “Harapannya, semoga semakin banyak individu dan kelompok, produsen dan konsumen yang selalu mengedepankan empati dan etika lingkungan dalam kesehariannya, dimulai dengan pendekatan zero waste,” tandas Fikri. Fikri menjelaskan, program ini akan digelar dua kali dalam sebulan, pada akhir pekan. Untuk bulan Juli ini, akan digelar beberapa program yakni, Lokakarya Ecobrick oleh Global Ecobrick Trainer Indrawati, Belajar Bahasa Isyarat, Bazar Komunitas, dan A Cup of Poetry, sebagai  program yang paling banyak digemari di MIWF. "Selain itu, ada Penampilan Musik Akustik, dan Pemutaran Film di akhir acara," pungkasnya.