Minta Stop Pakai Kata Cebong Kadrun, Haikal Hassan: Move On Dong, Emang Gak Malu?

Minta Stop Pakai Kata Cebong Kadrun, Haikal Hassan: Move On Dong, Emang Gak Malu?

Sukma A

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Pendakwah Haikal Hassan Barras meminta agar sejumlah pihak menghentikan penggunaan kata cebong serta kadrun.

Diketahui, istilah tersebut ramai digunakan di media sosial saat ramai menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 lalu.

Menurut Haikal, hal tersebut dinilai berlebihan dan sudah seharusnya dilupakan.

"Mari hentikan, untuk sebut cebong/kadrun atau kampret/kadrun. Yang dulu ya dulu. Move on dong," cuitnya di akun Twitter miliknya, Senin 3 Mei 2021.

Haikal kemudian menilai bahwa hal itu membuat generasi kini malu terhadap generasi sebelumnya.

"Enggak malu apa dengan orangtua kita dulu? Dan norak bila dilihat sama generasi," imbuhnya.

Di cuitan selanjutnya, Haikal menyebut bahwa ahlussunah itu taat pemerintah namun kritik terhadap kinerja pemerintah harus tetap disampaikan.

"Ahlussunnah wal jama'ah itu taat Allah, taat Rasul dan ulil amri/pemerintah (namun kritik harus tetap jalan)," tulisnya.

Haikal mengakui bahwa ia telah menyampaikan hal ini sejak dari era orde baru hingga sampai saat ini.

"Twit/ucapan (kalimat terakhir) seperti diatas sudah saya mulai sejak zaman Pak Harto, Pak Habibie, Gus Dur, Bu Mega, Pak SBY dan Pak Jokowi. Ada ribuan jejak digital youtube," ujarnya.

Akan tetapi, kata Haikal, karena maraknya pemberitaan yang menyeleweng mengalahkan maksud dari pernyataannya tersebut.

"Namun fitnah media online itu ternyata lebih kuat," katanya.