Terkini, Gowa — Beragam jajanan tradisional Nusantara kembali menjadi buruan para pecinta kuliner di Kota Makassar, khususnya selama bulan suci Ramadhan.
Sejumlah menu klasik seperti putu mayang, lopis pandan, dan bubur campursari kini kembali populer dan menjadi pilihan favorit untuk takjil berbuka puasa.
Jajanan tradisional yang sempat langka ini kini dapat ditemukan di Makassar melalui sajian khas dari Fathin Premium Kitchen. Menu-menu tersebut bahkan kerap menjadi incaran warga hingga sering kali habis terjual setiap harinya.

Salah satu menu yang paling diminati adalah putu mayang, kue tradisional berbahan utama tepung beras dengan tekstur lembut dan rasa manis yang khas. Menu ini menjadi primadona pelanggan dan hampir selalu sold out setiap hari.
Selain putu mayang, tersedia pula lopis pandan yang memiliki cita rasa legit dengan perpaduan parutan kelapa muda serta gula aren yang menambah kenikmatan saat disantap.
Tak kalah menarik, bubur campursari juga menjadi favorit pelanggan. Hidangan manis ini terdiri dari berbagai jenis bubur dalam satu sajian, seperti ketan hitam, kacang hijau, candil ketan, sumsum putih, sumsum hijau pandan, serta sagu mutiara.

Bubur ini disajikan dengan kuah santan dan gula merah yang dikemas terpisah sehingga pelanggan dapat menyesuaikan rasa sesuai selera.
Pemilik Fathin Premium Kitchen, Ika, mengatakan bahwa menu-menu tersebut menjadi bagian dari Menu Ramadhan Signature yang dihadirkan khusus untuk menyambut bulan suci Ramadhan.
“Setiap Ramadhan, tiga menu signature ini alhamdulillah selalu menjadi favorit pelanggan. Kami senantiasa mengupayakan kualitas bahan premium agar bisa memanjakan lidah para pecinta kuliner jadul,” ujarnya.

Program Menu Ramadhan Signature ini digelar selama tiga hari, mulai Minggu hingga Selasa, 15–17 Maret 2026, dengan menghadirkan berbagai hidangan khas Nusantara yang cocok dinikmati saat berbuka puasa.










