Mengapa W Super Club Milik Hotman Paris Banjir Kritik di Kota Makassar?

Mengapa W Super Club Milik Hotman Paris Banjir Kritik di Kota Makassar?

K
Kamsah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Makassar -- Kehadiran W Super Club, tempat hiburan malam milik pengacara kondang Hotman Paris Hutapea, di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Kota Makassar, menuai polemik.

Sejumlah tokoh masyarakat dan organisasi keagamaan di Makassar ramai-ramai menolak keberadaan club tersebut.

Penolakan keras datang dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Makassar. Dalam suratnya kepada Pemerintah Kota Makassar, Ketua PDM Makassar, Said Abdul Shamad, dan Sekretarisnya, Achmad AC, menyatakan tegas penolakan mereka terhadap W Super Club.

"Jadi dengan ini kami menyatakan menolak dengan keras hadirnya lokasi tersebut sebagai pusat clubing terbesar di Kota Makassar," kata Said .

Penolakan Muhammadiyah didasari oleh tiga alasan utama. Pertama, kekhawatiran rusaknya moral agama generasi muda. Dikhawatirkan club tersebut akan menjadi tempat maksiat dan menjerumuskan generasi muda ke dalam perbuatan dosa.

Kedua, dikhawatirkan keberadaan W Super Club akan mengganggu ketertiban umum dan memicu keributan di kawasan tersebut.

Ketiga, lokasi W Super Club yang berdekatan dengan Masjid 99 Kubah, salah satu ikon Kota Makassar, dianggap tidak etis dan tidak menghormati nilai-nilai agama.

Dukungan terhadap penolakan W Super Club juga datang dari Ustad Das'ad Latif, pendakwah kondang asal Makassar. Melalui akun Instagramnya, Ustad Das'ad Latif mengecam keras keberadaan club tersebut dan memperingatkan pemberi izinnya dengan azab di akhirat.

"Sangat berani melawan larangan Allah, ngeri ya," tulis Ustad Das'ad Latif.

Namun, Ustad Das'ad Latif mengimbau agar penolakan dilakukan dengan cara yang damai dan tidak anarkis.