Media Asing Soroti Pidato Jokowi Tentang IKN Oversubscribed

Media Asing Soroti Pidato Jokowi Tentang IKN Oversubscribed

I
Indah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Media asing bernama Straits Times membahas mengenai pernyataan Jokowi yang menyebutkan calon investor Ibu Kota Nusantara (IKN) oversubscribed, padahal hingga saat ini mereka belum berani berkomitmen terhadap pembangunan IKN.

“Lebih dari tiga tahun setelah Nusantara pertama kali diumumkan, tidak ada satu pun pihak asing, baik yang didukung negara maupun swasta yang (ingin) menandatangani kontrak mengikat untuk mendanai proyek tersebut (IKN),” ujar Straits Times, Rabu 7 Desember 2022.

“Beberapa calon investor telah menandatangani letter of intent, namun tidak ada komitmen tegas untuk mendanai IKN,” lanjutnya.

Media yang berpusat di Singapura ini berpendapat bahwa selama ini Jokowi tidak pernah menyinggung soal siapa saja calon investor yang sudah membubuhkan tanda tangannya dalam kontrak pembangunan IKN.

“Namun, pidato tersebut tidak menyebutkan apakah (para investor) telah menandatangani kontrak yang bersifat mengikat,” katanya.

Media Asing Soroti Pidato Jokowi Tentang IKN Oversubscribed
Potret Headline Media Asing Straits Times yang Membahas Tentang Calon Investor IKN (straitstimes.com)

Disisi lain, Dedi Dinarto selaku Analis Utama Indonesia di firma penasihat bisnis strategis Global Counsel menuturkan kalau calon investor masih berhati-hati terkait proyek IKN ini.

“Investor asing sangat berhati-hati karena proyek ini masih dalam tahap awal,” tutur Dedi Dinarto.

“Investor mungkin masih tidak yakin tentang bagaimana mereka bisa memperoleh keuntungan dari berinvestasi dalam proyek pembangunan yang harus dimulai dari awal,” tambahnya.

Selain itu, faktor bahwa proyek IKN tertunda akibat pandemi Covid-19 serta masa jabatan Jokowi yang sebentar lagi berakhir membuat para investor ragu untuk memberikan dananya.

“Penundaan bertahun-tahun karena pandemi Covid-19 telah membuat calon investor ragu-ragu untuk berkomitmen pada proyek seorang presiden yang akan keluar dari jabatannya sebelum kota baru (IKN) dapat diselesaikan,” ucapnya.